Calon Bupati Bogor Karyawan Faturachman (Karfat) menyandang status tersangka. PDI Perjuangan (PDIP) sebagai partai pengusung Karfat beranggapan status tersangka video porno itu masih dapat ditolerir.Ketua DPD Jawa Barat (Jabar) TB Hasanuddin berpendapat, kasus yang membelit wakil bupati Bogor itu masih bisa ditolerir. Sebab, kata dia, Karfat tidak terbelit kasus korupsi.Hasanuddin bahkan menyindir pesaing terberat Karfat yakni Cabup incumbent Rachmat Yasin yang disebut-sebut terlibat dalam korupsi Hambalang. Rachmat Yasin juga sempat diperiksa KPK sebagai saksi dalam korupsi Hambalang dan pembebasan lahan pemakaman elite di Bogor."Iya itu yang saya sebut, dan saya masih menolerir, dia tidak tersangka korupsi, dia tidak korupsi Hambalang," sindir Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/8).Wakil Ketua Komisi I DPR ini justru merasa yakin jika Karfat bakal menang di Pilbup Bogor yang akan digelar 8 September mendatang. Apalagi, kata dia, penetapan tersangka Karfat menjadikan citra wakil bupati Bogor periode 2008-2013 ini sebagai pihak yang terzalimi.Begitu pula dengan konsolidasi tim pemenangan Karfat. Menurut dia, sejauh ini konsolidasi partai sangat bagus."Lumayan bagus, bagaimana pun juga lawan incumbent kalau tidak kuat sekali, khususnya kan kalau sekarang mah bupati itukan yang memutuskan segalanya, wabup tidak berperan, dalam posisi terzalimi, diuntungkanlah," ujarnya.
PDIP anggap status tersangka Karfat masih bisa ditolerir
PDIP malah yakin elektabilitas Karfat akan naik karena publik menganggap Karfat sebagai pihak yang terzalimi.
Rekomendasi