Bawa nama Soeharto, bumerang bagi Prabowo

Hal ini dinilai sebagai langkah tidak tepat yang dilakukan mantan Danjen Kopassus itu.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Bawa nama Soeharto, bumerang bagi Prabowo
demo anti Soeharto. Merdeka.com

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut jika mantan Presiden Soeharto masih hidup, bapak pembangunan itu akan menang dalam Pemilu Presiden 2014 mendatang.Entah apa yang menjadi agenda politik Prabowo dengan secara tiba-tiba membangunkan kembali nama Soeharto jelang Pemilu. Hal ini dinilai sebagai langkah tidak tepat yang dilakukan mantan Danjen Kopassus itu.Wakil Ketua DPD La Ode Ida mengatakan, saat ini masyarakat sedang menikmati era demokrasi. Sehingga, menurut dia, pernyataan Prabowo justru bisa menjadi bumerang bagi calon presiden dari Gerindra itu."Karena masyarakat sudah berada dalam alam demokrasi tidak bisa mundur lagi, era Soeharto kan era otoriter, masyarakat sudah menikmati demokrasi," jelas La Ode di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/5).Dia pun tak paham mengapa tiba-tiba Prabowo membawa nama Soeharto. Sebab, dia menilai, tanpa membawa nama Soeharto, Prabowo sudah dikenal sebagai orang dekat keluarga Cendana."Saya enggak tahu pernyataan Pak Prabowo itu acuannya di mana itu saya enggak tahu, mungkin pikirannya sendiri. Sebetulnya jika Pak Prabowo tanpa membawa nama Soeharto, masyarakat sudah tahu bahwa dia adalah bagian dari keluarga Soeharto dan bagian dari pada Soeharto," tegas dia.Oleh sebab itu, menurut dia, pernyataan Prabowo kali ini justru kontra produktif dengan pencalonannya sebagai presiden di Pemilu 2014.Caleg dari PAN ini pun menyebut bahwa konsultan politik Prabowo harus bisa memahami situasi dan kondisi politik saat ini."Suasana atau isu Soeharto saat ini, itu kontra produktif untuk dia, karena akan dianggap bahwa dia akan melakukan agenda-agenda mengembalikan ke era otoriter seperti Soeharto dan itu menurut saya kurang produktif," tegasnya."Konsultan politiknya harus lebih cerdas lagi, harus lebih baik lagi dalam membaca situasi sosial politik atau kecenderungan sekarang-sekarang," imbuhnya.Dia pun beranggapan, apabila Prabowo terus membawa nama Soeharto dalam setiap kesempatan, hal itu akan menjegalnya sebagai presiden di 2014."Selama itu yang terus dianggap, justru akan menjadi boomerang buat dia," tandasnya.

Rekomendasi