Ketua Fraksi PKB DPR Marwan Jafar tidak mau ambil pusing akan banyaknya kader Nahdlatul Ulama (NU) yang pindah ke partai lain. Dia tetap optimis, di Pemilu 2014, PKB sukses meraih 13 persen suara.
"Enggak ada ngaruh, kader-kader yang militan, loyalitasnya tinggi dan punya basis, lebih banyak lagi," kata Marwan melalui pesan singkat, Senin (8/4).
Sejumlah tokoh NU tidak lagi memilih kendaraan politik PKB untuk Pemilu 2014. Setelah Lily Wahid loncat ke Hanura, kini giliran putri kandung almarhum Gus Dur, Yenny Wahid, yang memilih hengkang ke Partai Demokrat.
Menurut Marwan, kepergian kader-kadernya itu justru dapat menciptakan kondisi internal partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini menjadi kondusif.
"Kami optimis suara PKB akan naik sampai 13 persen. Sekarang lagi kondusif, 'brutus-brutus' sudah enggak ada. Kami baik-baik saja, kondusif, konsolidasi jalan terus, solidaritas antar kader terbangun dengan baik, tidak ada pengkhianat," tegas dia.
Dia pun optimis bahwa NU masih setia mendukung PKB di pemilu 2014 mendatang. Terlebih lagi, kata dia, PKB resmi dilahirkan oleh NU.
"Suara NU itu ya ke PKB, PKB yang resmi dilahirkan NU, yang lain enggak ada itu," tandasnya.