Suasana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur masih berjalan kondusif. Sejumlah personel kepolisian terus bersiaga dan berjaga-jaga di sepanjang ruas jalan, maupun di TPS-TPS yang ada di Bangkalan.Pantauan merdeka.com hingga pukul 10.30 WIB, kantor KPUD Bangkalan dijaga super ketat. Akses jalan menuju kantor KPUD di Jalan Pemuda Kaffa itu di tutup dan dijaga aparat kepolisian.Sementara itu, di sejumlah TPS terpasang pengumuman dari KPUD setempat: 'Pasangan nomor urut satu, Imam Buchori-Zainal Alim gugur.' Sedangkan pada kertas suara, gambar Imam-Zainal ditutup kertas bertuliskan: 'Sesuai dengan PTUN:136/6/2012/PTUN.SBY tanggal 5
Desember.'Pemberitahuan ini, salah satunya terlihat di TPS 1 Desa Krangan, Kec Galis. Warga yang menggunakan hak suaranya, hanya memilih dua pasangan calon, yaitu Moh Nizar-RH Zulkifli yaitu nomor urut dua dan pasangan nomor tiga Muhamad Makmun Ibnu Fuad-H Mondir.Hal yang sama juga tampak terlihat di TPS 18 dan beberapa TPS di Jalan Halim Perdana Kusuma. Di TPS-TPS yang menjadi basis pendukung Imam-Zainal ini, tampak terlihat sepi. Hampir tak ada warga yang mau menggunakan hak suaranya. "Para pendukung Imam-Zainal, semuanya mengembalikan surat suaranya di rumah Pak Imam," kata salah satu Linmas di TPS 18.Kondisi ini seperti yang telah disepakati para pendukung Imam-Zaenal, pasca bentrokan pada hari Senin lalu. Mereka sepakat tidak akan menggunakan hak suaranya jika jagoan mereka tetap dicoret sebagai peserta Pilkada Bangkalan.Namun, pamflet-pamflet dukungan Imam-Zainal dengan tagline: 'Wujudkan Kemerdekaan Masyarakat Bangkalan yang Sesungguhnya' masih terpasang di sudut-sudut jalan di daerah Bangkalan.
KPUD Bangkalan dijaga ketat, TPS masih sepi peminat
Di sejumlah TPS terpasang pengumuman dari KPUD setempat: 'Pasangan nomor urut satu, Imam Buchori-Zainal Alim gugur.'
Rekomendasi