Presiden tak perlu dibelikan tenda Rp 15 miliar

"Presiden kita tidak dimusuhi rakyat. Pengamanannya tidak harus seperti itu," kata Tjatur.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Presiden tak perlu dibelikan tenda Rp 15 miliar
Tjatur Sapto Edy. ©2012 Merdeka.com

Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy mengatakan usulan pengadaan tenda darurat untuk presiden dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp 15 miliar, terlalu tinggi. Tidak seharusnya presiden diberi keistimewaan seperti itu."Saya kira perlu, tapi harganya jangan Rp 15 miliar, itu terlalu tinggi. Presiden kita tidak dimusuhi rakyat. Pengamanannya tidak harus seperti itu," kata Tjatur kepada wartawan di komplek parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (18/9).Tjatur menilai, harga tenda darurat senilai Rp 15 miliar, hanya layak jika Indonesia sudah tidak lagi aman. Sehingga presiden membutuhkan keamanan maksimal, ketika mengunjungi daerah bencana.Untuk itu, Komisi III DPR kritis terkait anggaran pengadaan tenda darurat BNPB. Menurut Tjatur, angka Rp 15 miliar untuk sebuah tenda portabel merupakan angka yang besar."Melihat angka besaran itu saja, menurut saya mengagetkan. Jangan kita positif thingking dulu," kata Tjatur.Tjatur khawatir, jika anggaran Rp 15 miliar terealisir, hanya berguna sebagai sarana saja. Sedangkan keamanan presiden, tidak berpengaruh. "Tapi saya khawatir kalau anggaran sebesar itu, presiden kondisi tidak aman," terangnya.

Rekomendasi