Rapat Pleno Golkar Dimulai, Bamsoet Tak Hadir

Selasa, 5 November 2019 20:39 Reporter : Merdeka
Rapat Pleno Golkar Dimulai, Bamsoet Tak Hadir Airlangga Hartarto di Rapat Pleno Golkar. ©2019 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Rapat Pleno Golkar dimulai secara tertutup, setelah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masuk ke dalam aula Graha Widya Bhakti I. Pantauan di lokasi, Selasa (5/11/2019) selain Airlangga, sudah terlihat hadir di antaranya, Sekjen Lodewijk Friedrich Paulus, Wasekjen Sarmudji, Maman Abdurrahman. Ketua DPP Adies Kadir, Aziz Syamsudin, Rizal Mallarangeng, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Hadir juga loyalis Bambang Soesatyo atau Bamsoet seperti Muhammad Misbakhun, Darul Siska, Robert Kardinal juga hadir dalam rapat itu. Namun, hingga pukul 20.22 WIB Bamsoet tak terlihat hadir. Bahkan saat dikonfirmasi, dia pun tak menjawab pesan tersebut.

"Media boleh ambil gambar 5 menit, setelah itu silakan meninggalkan ruang rapat. Untuk AMPG silakan diatur yang bukan pengurus diatur, (harus) berada di luar," kata Lodewijk sebelum memulai rapat pleno.

Untuk Bamsoet sendiri, dia hanya memberikan keterangan pers. Dimana, dirinya belum menyatakan mundur atau maju sebagai calon Ketum Golkar. Diketahui, Rapat Pleno ini untuk memutuskan, kapan Rapimnas serta Munas digelar.

"Saya sampai saat ini belum memutuskan untuk terus maju sebagai Caketum Partai Golkar atau tidak. Karena pelaksanaan Munas Partai Golkar sendiri sampai saat ini belum ditetapkan. Nanti pada saatnya saya akan mengumumkan maju atau tidaknya," ujar Bamsoet.

Dia pun menegaskan, jika dirinya maju dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar bukanlah tentang ambisi pribadi. Melainkan tentang kepentingan yang lebih besar, yakni tentang keutuhan dan kebesaran Partai Golkar, yang pada akhirnya juga bermuara kepada kepentingan nasional bangsa dan negara.

"Ini bukan soal pribadi Bamsoet. Ini soal kepentingan yang lebih besar bagi Partai Golkar. Saya tidak bisa menolak desakan daerah yang menginginkan perubahan dan ingin partai dikelola dengan sebagaimana mestinya sesuai dengan AD/ART. Sehingga bisa mengembalikan marwah kebesaran Partai Golkar sebagai penjaga dan pejuang kesejahteraan rakyat," jelas Bamsoet.

Mengingat penyelenggaraan Munas Partai Golkar yang lebih kurang tinggal satu bulan lagi, Wakil Ketua KADIN Indonesia ini mengajak seluruh kader Partai Golkar maupun organisasi sayap untuk merapatkan barisan, menyatukan tekad, mantapkan niat untuk menyambut Munas dengan suka cita.

"Munas yang merupakan acara internal rumah tangga kita, tak perlu disambut dengan kegaduhan apalagi sampai kebakaran jenggot dengan mengeluarkan statement yang penuh provokasi. Sebagai siklus rutin, mari sambut Munas ini dengan senyum suka cita. Berikan kesempatan kepada pengurus daerah dan kader untuk menjatuhkan pilihan kepada siapa kepemimpinan Partai Golkar akan mereka percayakan," kata Bamsoet.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini