Penggalan video yang menunjukkan momen saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri digandeng Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan politikus PDIP Ganjar Pranowo, viral di media sosial. Video tersebut diduga merupakan rangkaian dari Rakernas PDIP awal Oktober kemarin.
Di dalam video, terlihat Megawati memegang tangan Jokowi dan Ganjar saat turun tangga podium. Setelah itu, megawati diduga terlihat mengempaskan tangannya dari Jokowi.
Terkait hal ini, Ketua DPP PDIP Puan Maharani membantah kabar Megawati mengempaskan tangannya kepada Presiden Jokowi.
"Mengempaskan tangan kan karena itu, kan yang turun tangga itu kan? Turun tangga itu sudah pegangan sama Mas Ganjar, kemudian enggak lihat. Namanya turun fokus pada tangga, jadi enggak ada saling empas," kata Puan. Dikutip dari Antara, Kamis (26/10).
Advertisement
Emak PDIP lg ngambek
— .•♫•♬•melody mellow•♬•♫•. (@_melody_mellow) October 25, 2023
Maklum usia lagi lutju²nya🤣
"Jangan Sentuh Gue"
Rabu 25 Oktober 2023 Pasangan Calon Pilpres 2024 Capres Prabowo dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka daftar ke Komisi Pemilihan Umum usai pamit Habib Luthfi
Info Adian patut dicermati ttg politik istana negara pic.twitter.com/G60D5JdVIJ
Dia menjelaskan bahwa kasih ibu itu sepanjang masa, dan itu cuma urusan turun tangga saja. "Itu enggak ada sama sekali," terang Puan.
Puan juga memastikan Jokowi tidak pernah meminta perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode kepada Megawati.
Advertisement
"Enggak, enggak pernah. Setahu saya enggak pernah beliau meminta untuk perpanjangan tiga periode," beber Puan.
Sesuai dengan konstitusi, lanjut Puan, presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.
"Jika kemudian ada perpanjangan masa jabatan itu, mekanismenya dari mana? Kemudian seperti apa?" tanya Puan.
Advertisement