PSI ragu Prabowo bisa setop impor: Gimana caranya Indonesia swasembada energi?
Merdeka.com - Partai Solidaritas Indonesia meragukan strategi Prabowo-Sandi untuk menyelesaikan tantangan-tantangan ekonomi Indonesia lima tahun ke depan. Juru Bicara PSI urgen Alifia Sutarno menilai pernyataan Prabowo dan juru bicaranya sering tak masuk akal.
Contohnya adalah janji Prabowo untuk menyetop keran impor dan menjadikan Indonesia negara berdikari.
"Dalam pidato, Prabowo janji tak impor BBM misalnya. Gimana caranya dalam lima tahun Indonesia swasembada energi? Kita impor BBM 700 ribu barel per hari loh" ujar Yurgen melalui keterangan tertulis, Rabu (7/11).
Yurgen menegaskan ada dua opsi untuk merealisasikan skenario sulit Prabowo. Pertama, Pertamina harus menaikkan lifting minyak bumi. Sejak 2010 lifting minyak terus turun dari 945 ribu barel per hari menjadi 750 ribu barel per hari. Padahal kebutuhan dalam negeri mencapai sekitar 1.3 juta barel per hari.
"Ini dikarenakan kapasitas sumur yang sudah tua. Eksplorasi juga mahal, butuh waktu lama dan banyak tantangan teknis. Tidak mudah dilakukan hanya dalam rentang lima tahun" ujar Yurgen.
Yurgen menyebut opsi kedua yang lebih sulit lagi yaitu mendorong masyarakat menggunakan kendaraan listrik untuk menekan konsumsi BBM.
"Apa iya dalam lima tahun bisa mengkonversi puluhan juta kendaraan berbahan bakar minyak ke gas atau listrik misalnya? Atau apa sebenarnya solusinya? Coba realistis sedikit lah." ucapnya.
Yurgen juga mengaku kecewa dengan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan sejumlah jubir Prabowo-Sandi terkait isu ekonomi.
"Ada yang bilang inflasi rendah karena daya beli rendah, ada yang bilang infrastruktur tak mampu membuka lapangan kerja. Saya heran ini timnya pak Prabowo sebenarnya ngerti ekonomi apa enggak? Ini kayaknya asal-asalan saja. Cuma ingin menyerang pemerintah tapi miskin data." tutupnya.
Prabowo Subianto sempat berjanji menjadikan Indonesia negara berdikari. Prabowo mengatakan, janji itu bakal diwujudkan apabila diberi mandat untuk menjadi presiden di periode mendatang.
"Saya bersaksi di sini kalau Insyaallah saya menerima amanah rakyat Indonesia, saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri," ucap Prabowo di pelataran GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11/2018).
Prabowo mengatakan, di bawah kepimpinannya Indonesia ke depan bakal perkasa di bidang pangan, air dan energi. "Kita tidak akan impor apa apa saudara saudara sekalian. Kita harus dan kita mampu swasembada pangan. Mampu. Kita juga harus dan mampu swasembada energi," ucap dia.
"Swasembada bahan bakar. Kita enggak perlu impor 1,3 juta barel tiap hari. Kita enggak perlu kirim 30 miliar dolar tiap tahun ke laut negeri hanya untuk bayar bahan bakar," imbuhnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya