Presiden PKS Heran Larangan Komunisme & Pembubaran PKI Tak Masuk RUU HIP

Kamis, 11 Juni 2020 11:43 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Presiden PKS Heran Larangan Komunisme & Pembubaran PKI Tak Masuk RUU HIP Sohibul Iman. ©2020 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengingatkan para kader terkait 4 agenda penting yang akan dihadapi sampai akhir tahun 2020. Di antaranya tentang RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan Pilkada 2020.

"Di Pilkada serentak ini kita menargetkan kemenangan 60 persen ke atas. Saya berharap target ini bisa kita capai karena kita masih hangat punya energi Ramadan, energi halal bihalal ini," ucap Sohibul optimistis saat memberikan sambutan di halal bi halal PKS, disampaikan dalam siaran pers, Kamis (11/6).

Kemudian agenda penting lainnya adalah terkait legislasi di DPR RI. Terdpat 3 rancangan Undang-Undang yang sedang dihadapi yaitu Omnibus Law, Haluan Ideologi Pancasila, serta Undang Undang Pemilu.

Terhadap rancangan Undang-Undang tersebut Sohibul menyebutkan bahwa PKS siap untuk mengawal agar mencapai kemaslahatan umat.

"Saat rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila ini digulirkan PKS antusias betul karena tentu PKS pun ingin menguatkan posisi pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun setelah dipelajari, ternyata Undang-Undang ini tidak memasukkan TAP MPRS No. 25 Tahun 1966 yaitu pelarangan komunisme, marxisme, leninisme dan pembubaran PKI."

"PKS jadi bertanya kalau tujuan HIP ini untuk menguatkan pancasila, kenapa TAP MPRS yang jelas menguatkan posisi pancasila kok tidak dimasukkan dalam rancangan Undang-Undang?" jelas Sohibul.

Baca Selanjutnya: Poin selanjutnya adalah terkait agenda...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini