Kini, Prabowo menyatakan berguru kepada Jokowi. Ia mengaku tidak malu-malu belajar lagi soal politik kepada politikus PDIP itu.
"Saya dua kali pemilu dikalahkan oleh Pak Joko Widodo, sekarang saya belajar terus dari beliau. Enggak usah malu-malu belajar, bener enggak? Kalau soal pertahanan, geopolitik tanya Prabowo Subianto, kalau soal politik ya saya harus tanya ke beliau."
Prabowo di HUT ke-25 PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/8).
Advertisement
Advertisement
"Saya diminta bergabung sama Pak Jokowi dan saya bergabung karena rasa cinta saya kepada bangsa dan negara ini. Pak Jokowi mengajak saya juga karena beliau memikirkan bangsa dan negara," katanya.
Advertisement
"Sehingga saya beri tahu kepada semua yang mau dengar di sekitar saya, dalam kita mengabdi kepada negara dan bangsa tidak ada tempat untuk perasaan pribadi, tidak ada tempat untuk ego, tidak ada tempat untuk suka dan tidak suka, yang ada harus keinginan berbakti dan mengabdi kepada bangsa negara dan rakyat Indonesia hanya itu."
Heran Dituduh
Advertisement
Prabowo juga mengaku heran selalu dituduh macam-macam. Apalagi menjelang Pemilu 2024, Prabowo kerap diserang isu negatif.
Meski begitu, Prabowo mengaku sudah kenyang dituduh selama puluhan tahun.
Advertisement
. Bahkan, Prabowo sampai setiap pagi berkaca. Kenapa ia selalu dituduh macam-macam oleh banyak pihak.
"Saya kadang-kadang bangun pagi lihat wajah saya di kaca kayak apa? Kenapa kau dituduh Terus? Kenapa ini?" katanya.
Tapi, akhirnya Prabowo berserah diri kepada yang maha kuasa. Ia sudah legowo selalu dituduh-tuduh.
"Ya kan saya tanya kepada diri saya ini tapi akhirnya saya serahkan Yang Maha Kuasa saudara-saudara. Apa aja dituduh ya kan," katanya.