Presiden Prabowo Subianto secara resmi memperkenalkan konsep "Indonesia Incorporated" sebagai strategi utama pembangunan bangsa. Strategi ini menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pengusaha, hingga masyarakat luas. Tujuannya adalah menyelesaikan berbagai persoalan nasional sekaligus mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045.
Konsep ini diungkapkan Presiden Prabowo saat berbicara dalam forum Indonesia Economy Outlook (IEO) 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat (13/2). Beliau menegaskan bahwa Indonesia Incorporated mencerminkan semangat gotong royong yang telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia selama ini. Melalui kolaborasi ini, diharapkan Indonesia dapat bangkit menjadi kekuatan ekonomi global.
Prabowo meyakini bahwa hanya dengan sinergi antara semua kelompok, Indonesia akan mampu berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari. Hal ini akan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat dan menjadikan Indonesia sebagai raksasa yang tidak hanya tertidur, tetapi bangkit dan membangun kehidupan yang lebih baik.
Advertisement
Advertisement
"Saya punya strategi Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya. Beliau menambahkan bahwa yang kuat harus menarik yang kurang kuat, sementara pemerintah yang bersih dan adil bertugas membantu yang paling lemah dan paling miskin. Ini menunjukkan visi inklusif dari strategi tersebut.
Konsep Indonesia Incorporated menggambarkan filosofi pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun di belakang. Ini adalah panggilan untuk setiap elemen bangsa agar berkontribusi sesuai kapasitasnya, menciptakan ekosistem kolaborasi yang harmonis. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Presiden Prabowo telah beberapa kali menyampaikan istilah Indonesia Incorporated dalam berbagai kesempatan, termasuk saat menerima lima konglomerat Indonesia pada minggu ini (10/2). Hal ini menunjukkan komitmen serius pemerintah untuk mengimplementasikan pendekatan ini sebagai landasan pembangunan jangka panjang. Fokus pada kerja sama menjadi kunci utama dalam mencapai target nasional.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya semangat Indonesia Incorporated juga ditekankan Presiden Prabowo saat menerima lima konglomerat Indonesia, yaitu Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Garibaldi "Boy" Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma (Agung Sedayu Group). Pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tersebut berlangsung selama kurang lebih empat jam.
Dalam diskusi tersebut, Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk terlibat aktif dalam program-program strategis pemerintah. Program-program ini mencakup sektor kesehatan, perumahan rakyat, koperasi, pembangunan desa/kampung nelayan, serta kedaulatan pangan dan energi. Ini adalah upaya nyata untuk menggerakkan sektor swasta dalam pembangunan nasional.
Presiden juga mendorong dunia usaha agar proaktif membangun kerja sama dengan pemerintah guna menciptakan lapangan kerja baru yang signifikan. Fokus utama adalah pada sektor riil untuk mendorong pengembangan industri dan memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keterlibatan pengusaha besar diharapkan dapat menjadi lokomotif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews