Prabowo Berkali-Kali 'Sentil' Pembantu Presiden Jokowi dalam Debat Capres

Minggu, 31 Maret 2019 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Prabowo Berkali-Kali 'Sentil' Pembantu Presiden Jokowi dalam Debat Capres Prabowo Subianto tiba di lokasi debat keempat Pilpres 2019. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Calon Presiden Prabowo Subianto menyoroti soal pembantu presiden yang sering salah memberikan masukan pada Presiden Jokowi dalam memimpin. Hal itu disampaikan Prabowo dalam debat keempat capres di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu (30/3). Tema debat keempat adalah tentang ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

Beberapa kali, Capres Prabowo mengkritik pembantu Presiden Jokowi dalam debat. Terutama masukan soal pertahanan dan keamanan. Berikut kritik Prabowo pada pembantu Presiden Jokowi:

1 dari 4 halaman

Budaya ABS Masih Ada

Capres Prabowo Subianto menyoroti masih lemahnya pertahanan Indonesia. Apalagi budaya asal bapak senang atau ABS masih ada dalam militer. Prabowo mengetahui hal itu karena pengalamannya di dunia militer.

"Saya pengalaman di tentara, budaya ABS (asal bapak senang) banyak. Ketemu Panglima siap pak, aman pak, terkendali pak, radar cukup pak. (itu semua) Pak tidak benar pak (Jokowi). Jadi itu saja Pak (Jokowi)," kata Prabowo.

Namun, Prabowo tidak ingin menyalahkan Jokowi sebagai presiden. Sebab budaya ABS sudah lama terjadi.

2 dari 4 halaman

Prabowo Sindir Orang Kepercayaan Jokowi

Prabowo juga mempertanyakan soal orang kepercayaan Jokowi yang memberikan masukan masalah pertahanan keamanan. Menurutnya, orang yang memberitahu soal prediksi tak ada perang dalam 20 tahun itu salah.

"Saya waktu Letnan dua masih muda, saya dapat pengarahan dari jenderal-jenderal saya, 'dalam waktu 20 tahun tidak akan terjadi perang terbuka'. Tahu-tahu tahun 75 Timtim meletus," kata Prabowo.

"Pak yang memberi briefing kepada bapak...Aduh, aduh aduh, aduh, siapa yang memberi briefing itu Pak. Tidak boleh dalam pertahanan keamanan kita ,menganggap tidak ada perang," kata Prabowo.

Alasannya, sumber kekayaan alam Indonesia disebut Prabowo bisa menjadi incaran negara lain. "Bagaimana kok ada briefing ke Presiden 20 tahun tidak ada invasi, itu tidak benar. Saya katakan di sini Pak, tidak benar itu Pak yang briefing bapak. Saya nggak tahu deh harus diapain, kalau saya presidennya ya saya ganti itu yang kasih briefing karena saya yang mengalami," kata Prabowo.

3 dari 4 halaman

Sindir Ada Pejabat Arahkan Aparat Dukung Paslon

Prabowo juga mengkritik pejabat-pejabat dalam pemerintahan Jokowi yang meminta aparat untuk membantu salah satu paslon. Namun Prabowo tak menyebut pejabat atau aparat itu.
 
"Maaf, Pak, saya harus menyampaikan bahwa Bapak komit terhadap demokrasi, saya tahu. Tetapi maaf, Pak, bocor di mana-mana surat-surat dari pejabat Bapak yang memerintahkan penggunaan aparat untuk membantu salah satu kontestan dalam Pemilu," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, ini tak sesuai dengan kaidah demokrasi. Pak, ini kan tidak sesuai dengan kaidah demokrasi. Saya khawatir mungkin Bapak tidak paham. Di bawah ini banyak ada kepala desa dimasukin penjara, dipanggil dikasih pengarahan. Aparat yang memberikan pengarahan," tegas Prabowo.

"Ini bagaimana dengan sistem sebaik apapun kalau memang political will menjalankan pemerintahan tidak ada. Saya khawatir distrust ini," tutur Prabowo.

4 dari 4 halaman

Prabowo Sindir Penasihat Militer Jokowi

Prabowo juga mengkritik penasihat militer Jokowi soal alutsista milik Indonesia. Ia mempertanyakan soal data kekuatan militer Indonesia.

"Pak Jokowi tolong penasihat militernya, bukannya saya tidak percaya sama TNI. Kapal selam berapa yang kita miliki, jenis berapa, kemampuannya berapa. Pesawat berapa, kita negara seluas Eropa, berapa skuadron fighters yang kita punya, peluru kendalinya berapa," tuturnya. [has]

Baca juga:
Surya Prabowo Jelaskan Alasan Prabowo Marah Saat Debat Capres
Pembelaan Moeldoko & Ma'ruf Soal Prabowo Kritik Pembisik Jokowi 'Asal Bapak Senang'
Prabowo: Saya Tidak Mengkritik TNI
Pelukan Hangat Jokowi-Prabowo Tutup Debat Capres
Ma'ruf Amin Puji Jokowi Tak Terprovokasi Saat Debat Capres
TKN: Jokowi Menang 5-0 dari Prabowo

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini