PPP soal koalisi keumatan: Bagus buat Pilpres tak ada calon tunggal

Senin, 4 Juni 2018 21:25 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
PPP soal koalisi keumatan: Bagus buat Pilpres tak ada calon tunggal Prabowo dan Amien Rais bertemu Rizieq. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal PPP Ahmad Baidowi (Awiek) menyambut baik permintaan pentolan FPI Rizieq Shihab agar Gerindra, PKS, PAN dan PBB membentuk koalisi keumatan. Menurutnya, terbentuknya koalisi tersebut membuat Pilpres tak diisi calon tunggal.

"Saya kira bagus saja, karena dengan begitu Pilpres tidak ada calon tunggal. Apapun nama koalisinya ini adalah politik yang menentukan adalah pilihan rakyat," kata Awiek saat dikonfirmasi, Senin (4/5).

Awiek menganggap, nama koalisi yang membawa label 'keumatan' tidak akan mempengaruhi keterpilihan Joko Widodo dan koalisi pendukungnya. Sebab, kata dia, apa pun nama koalisi tetap saja koalisi partai politik.

"Ndak juga, apapun nama koalisinya ya tetap koalisi politik," tegasnya.

Namun, Awiek mengakui, keberadaan koalisi akan berpengaruh secara politik karena menjadi rival bagi Jokowi. "Pengaruhnya ya secara politik ada kompetitor. Karena semuanya bergantung pilihan rakyat," klaimnya.

Ditanya soal apakah keterlibatan Rizieq dan FPI akan berpengaruh terhadap elektabilitas Jokowi, anggota Komisi II ini mengklaim, ormas Islam terbesar di Indonesia adalah NU dan Muhammadiyah.

"Ormas Islam terbesar itu NU dan Muhammadiyah," tandas Awiek.

Sebelumnya, Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berkunjung ke tempat tinggal pentolan FPI Habib Rizieq Syihab di Mekkah, Arab Saudi. Pertemuan itu dilakukan di sela ibadah umroh bersama antara Prabowo dan Amien Rais.

Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif mengatakan, dalam pertemuan yang hangat dan penuh keakraban itu, Rizieq meminta kepada Gerindra dan PAN segera berkoalisi jelang Pilpres 2019.

"Lebih khusus Habib Rizieq Syihab mengharap dan meminta kepada Gerindra dan PAN untuk segera merealisasikan keinginan umat untuk segera deklarasi terbuka koalisi Gerindra, PAN, PKS, PBB dalam waktu dekat, serta membuka pintu juga kepada partai lain terutama yang berbasis massa Islam," kata Slamet. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini