PPP klaim kemenangan di Jawa bukti konsep nasionalis santri memikat masyarakat

Selasa, 3 Juli 2018 18:30 Reporter : Hari Ariyanti
PPP klaim kemenangan di Jawa bukti konsep nasionalis santri memikat masyarakat Diskusi Voxpol. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum PPP, Arwani Thomafi mengatakan, hasil Pilkada serentak terutama di Pulau Jawa buah dari perkawinan politik yang cukup ideal. Menurut dia, pasangan calon yang diusung dari kalangan nasionalis dan santri merupakan perpaduan yang diinginkan masyarakat pemilih di Indonesia untuk capres cawapres mendatang.

"Ini lah Indonesia yang diinginkan masyarakat dan pemilih. Ini kandidat yang cerminkan wajah pemilih di Indonesia dan terbukti berhasil mereka memikat simpati masyarakat," kata Arwani dalam diskusi publik yang digelar Voxpol Center di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/7).

Arwani menekankan ada korelasi antara hasil Pilkada dengan Pilpres mendatang. Ia pun optimis pemilih Jokowi di Jabar akan meningkat jika dibandingkan Pilpres 2014 di mana Jokowi kalah di Jabar.

"Kalau ditanya apakah ada korelasi Pilkada dan Pilpres, ada. Apalagi di Jabar salah satu kampanye tagar ganti presiden walaupun gagal dan tak dapat simpati signifikan masyarakat di Jabar," kata dia.

Seperti diketahui, pasangan cagub-cawagub diusung PPP dalam Pilkada serentak di pulau Jawa menang berdasarkan hitung cepat lembaga survei dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pertama Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum diusung dalam Pilgub Jabar oleh PPP bersama Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura.

Kedua pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimun di Pilgub Jateng yang diusung PDIP, PPP, dan Demokrat. Terakhir Khofifah Indar Parwansa-Emil Lestiano Dardak di Pilgub Jatim diusung Demokrat dan Gokar, NasDem, Hanura, dan PPP. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini