Politisi Golkar desak Ma'ruf mundur dari ketua MUI supaya fokus Pilpres

Rabu, 19 September 2018 16:03 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Politisi Golkar desak Ma'ruf mundur dari ketua MUI supaya fokus Pilpres Kiai Maruf Amin. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Bakal calon wakil presiden Joko Widodo, Ma'ruf Amin belum berhenti dari jabatannya sebagai ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Mahyudin minta Ma'ruf mundur dari MUI supaya fokus menghadapi proses Pilpres 2019.

"Pak Ma'ruf Amin kan harusnya bisa lebih fokus untuk menghadapi kampanye calon wapres. Jadi harusnya sih enggak perlu ngotot tetap di ketua umum MUI harusnya ya begitu beliau bersedia menjadi calon wapres ya legowo aja mundur diminta atau tidak diminta," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9).

Wakil Ketua MPR ini menyarankan jabatan Ma'ruf di MUI segera diberikan kepada orang lain. Sebab, posisi bakal cawapres akan menyita waktu yang sibuk.

"Supaya lebih fokus untuk menggunakan waktu tenaga pikiran untuk memenangkan kontestasi Pilpres yang akan datang," sambungnya.

Sebelumnya, bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin menghadiri rapat pimpinan Majelis Ulama Indonesia, di Kantor MUI,Jakarta. Ma'ruf menegaskan dirinya masih aktif sebagai Ketua Umum MUI.

"Masih (ketum MUI), kan belum (mundur)," ujarnya di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Ditanya apakah rapat ini bakal membahas posisinya di MUI, Ma'ruf menyatakan belum memiliki rencana mengundurkan diri. Dia juga membantah kehadirannya dalam rapat sebagai perpisahan dengan pengurus MUI.

"Belum nanti," kata dia. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini