PKS Sarankan Jokowi Prioritaskan Difabel Masuk Jajaran Kabinet
Merdeka.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berharap kabinet Capres terpilih Joko Widodo (Jokowi) bisa memasukkan tokoh muda untuk masuk dalam pemerintahan mendatang. Dia juga berharap, Jokowi bisa memberi ruang pada kaum perempuan dan difabel untuk masuk dalam kabinet.
"Berikan prioritas kepada anak muda, perempuan, difabel, dan dari daerah tertinggal. Teman-teman di Papua, di Maluku, Sulawesi, Kalimantan, mereka punya hak karena kita sedang saat suasana yang dinamis saat keterwakilan itu ada," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7).
Selain itu, Mardani juga berharap, Jokowi bisa menyerahkan kabinet pada orang-orang yang sudah berpengalaman dibidangnya. Mulai dari tokoh partai politik ataupun independen.
"Menurut saya serahkan kepada orang-orang yang selama ini sudah ada, kalau ada di luar parpol ya ambil. Di dalam parpol juga baik, saya tidak mengatakan parpol itu kumpulan para mafia, tidak. Tapi ada orang-orang baik, monggo," ungkapnya.
Meski begitu, ia menyerahkan sepenuhnya pada Jokowi untuk menyusun kabinet. Namun, lanjutnya, jika Jokowi hanya memilih berdasarkan bagi-bagi kursi maka ia menilai Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak menepati janjinya.
"Kalau Pak Jokowi bagi-bagi kekuasaan menurut saya Pak Jokowi sudah tidak dengan janjinya bahwa di periode kedua ini akan nothing to lose gitu, jadi bagi Pak Jokowi ataupun pendukung 01 monggo," ucapnya.
Terkait posisi PKS, Mardani menegaskan baru akan diputuskan dalam forum Musyawarah Majelis Syura. Tetapi, ia ingin partainya tetap akan berada dalam barisan oposisi.
"Tentu itu putusannya majelis syuro nanti, tetapi PKS kayanya udah nyaman aja di dalam atau diluar kan pilihan menjadi oposisi pun pilihan yang mulia untuk menghadirkan check and balance system," tandasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya