PKS, PAN dan PKB bisa bangun koalisi, jagoannya Anies-Cak Imin

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menganalisa jika PKB, PKS dan PAN bersatu di Pilpres 2019 akan menghasilkan koalisi yang menakutkan. Menurutnya, koalisi ini cocok disebut koalisi umat.

Muhammad Genantan Saputra
PKS, PAN dan PKB bisa bangun koalisi, jagoannya Anies-Cak Imin
Ilustrasi Pemilu. ©2015 Merdeka.com

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menganalisa jika PKB, PKS dan PAN bersatu di Pilpres 2019 akan menghasilkan koalisi yang menakutkan. Menurutnya, koalisi ini cocok disebut koalisi umat.

"Kalau PKS, PAN, PKB jadi satu, ini koalisi umat, itu dinamakan koalisi umat, ngeri itu, kira-kira mungkin enggak bergabung dengan PAN dan PKS? Bayangkan kekuatan NU bersatu dengan kekuatan Muhammadiyah, PKS ini kan grassrootnya Islam kan jadi satu, wih Anies-Cak Imin mungkin," kata Hendri saat disksusi di restoran pulau dua, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7).

"Singkatanya Amin (Anies - Cak Imin)," timpal Wasekjen Jazilul Fawaid di kesempatan yang sama.

Kembali ke Hendri, jika ketiganya bersatu bakal membuat kubu lawan kelimpungan terutama Gerindra dan Demokrat. "Kalau PKS, PKB, PAN berkoalisi itu lumayan pening lah partai-partai nasionalis yang sudah ada itu, Demokrat-Gerindra mau ngomong apa coba," ujar dia.

Hendri pun mengusulkan ketiganya mengusung Anies Baswedan sebagai Capres dan membujuk Jusuf Kalla (JK) memberi restu kepada Anies.

"Kita sama-sama tahu lah kartunya pak Anies ini kan ada di pak JK kan, kalau pak JK mengizinkan dia keluar juga," ucap Hendri.

Menurutnya, jika ada satu poros bernama Jusuf Kalla dan bergerak, lalu meminta PAN, PKS dan PKB bergabung bisa melahirkan kekuatan yang tak bisa dianggap remeh dan ini bukan hal mustahil. JK sendiri kata Hendri merupakan sosok yang sudah mahir di dalam dunia politik.

"Jusuf Kalla adalah petahana yang memiliki sumber daya kekuatan yang memiliki kemampuan hampir sama dengan Jokowi, dan kelebihan pak JK adalah pak JK pernah maju dan kalah, tentunya itu menjadi pengalaman yang luar biasa dan pendamping Anies bisa siapa saja, kalau saya sih lebih mendorong Ahmad Heryawan atau Cak Imin, atau Zulkifli," paparnya.

"Tapi saya yakin kalau itu terjadi akan seru Pilpresnya dan kemungkinan besar akan dua putaran, mungkin pak Jokowi tidak terlalu senang kalau dua putaran karena biasanya petahana ini tidak terlalu oke kalau dua putaran, Jakarta sudah kejadian," imbuh Hendri.

Lebih lanjut, ketiga partai itu bisa mengajak PPP dan kemungkinan PPP tidak menolak. Hendri pun merujuk pada Pilgub Jawa Barat yang mana hasil akhir perhitungan suara pasangan Sudrajat dan Akhmad Syaikhu bisa melejit karena didukung umat.

"Ini belum pernah terjadi dan bisa memiliki kekuatan yang luar biasa, lihat aja tuh Sudrajat - Syaikhu dari 4% ke 29%, luar biasa, di PKB banyak ustaz, di PKS banyak ustaz, PAN ada, artis juga banyak," tutupnya.

Rekomendasi