PKS mengakui sudah ada komunikasi dengan Sandiaga terkait wacana duet dengan AHY.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui sudah ada komunikasi dengan Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno. Komunikasi itu terkait wacana untuk membangun poros baru Pilpres dengan mengusung Sandiaga-AHY.
'Tapi ya ada banyak komunikasi, tidak mungkin kemudian menolak atau mengatakan tidak, karena dalam politik, semua peluang itu bisa terjadi. Komunikasi sudah terbangun, ya mudah-mudahan saja ada jalan untuk mas Sandiaga,'
Advertisement
kata Nasir.
Hanya saja saat ini PKS masih punya komitmen dengan mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk membentuk poros baru.
'Ya seperti saya katakan tadi, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Tapi cuman, kami memandang komitmen dan konsistensi itu yang dibutuhkan,' kata Nasir.
Advertisement
Duet Sandiaga dan AHY menguat belakangan ini. Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengakui muncul wacana untuk memasangkan Sandiaga dan AHY.
Kemudian, terjadi bisik-bisik politik dan tercetus wacana polos, termasuk memasangkan Sandiaga dengan AHY.
'Ya kan politisi tidak didominasi oleh satu orang, ya mungkin Bung Awiek yang ada di fraksi, ketemu sama fraksi dari Demokrat, ketemu sama fraksi lain yang ada di komisi. Mungkin ada bisik-bisik politik. Mungkin lahir pemikiran-pemikiran itu,'
Advertisement
kata Mardiono.
Menurut Mardiono, tidak tertutup memasangkan Sandiaga dengan AHY. Hanya saja apabila PPP dan Demokrat saja belum cukup tiket mencalonkan calon presiden.
Advertisement
kata Mardiono.
Mardiono mengatakan, kalau berandai-andai bisa saja mengajak seluruh partai, termasuk juga PKS untuk mengusung pasangan Sandi-AHY.