Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bukan Cuma Bukber, Dirjen Holtikultura Kementan Diminta Bayar Tagihan Celana dan Baju Koko SYL Rp27 Juta

Bukan Cuma Bukber, Dirjen Holtikultura Kementan Diminta Bayar Tagihan Celana dan Baju Koko SYL Rp27 Juta

Bukan Cuma Bukber, Dirjen Holtikultura Kementan Diminta Bayar Tagihan Celana dan Baju Koko SYL Rp27 Juta

Dirjen Holtikultura Kementan mengaku tidak tahu dari mana asal muasal permintaan itu.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto mengaku pernah disodorkan tagihan senilai Rp27 Juta. Uang tersebut merupakan tagihan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang disodorkan ke Prihasto.


Hal itu dibenarkan oleh Prihasto yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara gratifikasi dan pemerasan SYL dan kawan-kawan di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Pengakuan Saksi

Semula Jaksa KPK ingin mengonfirmasi kepada saksi perihal pembelian baju koko. Prihasto masih mengingat hal tersebut.

"Selain itu apakah juga ada bantuan untuk pembelian baju atau celana baju koko. Saksi masih ingat?" tanya Jaksa.

"Info yang saya terima dari Bu Sesdit (Sekretaris Ditjen) ada," jawab Prihasto.

Berdasarkan BAP saksi, Jaksa menyebut barang bukti yang dipegangnya berupa baju koko yang dimaksud seharga Rp27 juta.

Bukan Cuma Bukber, Dirjen Holtikultura Kementan Diminta Bayar Tagihan Celana dan Baju Koko SYL Rp27 Juta

Hal itu kemudian dibenarkan oleh saksi.

Prihasto mengaku tidak tahu dari mana asal muasal permintaan itu. Hanya saja, uang tersebut pada akhirnya diberikan secara tunai.

"Itu juga permintaannya dari siapa kalau itu?" tanya Jaksa.

"Kami kurang tahu persis permintaannya dari siapa, cuma kami yang seperti kami sampaikan kami hanya dapat laporan dari ibu Sesdit bahwa ada permintaan untuk ini (baju dan celana koko)," terang Prihasto.

"Oke. Itu semuanya uang tunai semua pemmberian berupa uang tunai?" tanya Jaksa.

"Itu uang tunai semua," tegas saksi.

Diminta Bayar Bukber

Direktorat Jenderal (Dirjen) Holtikultura Kementrian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto sebelumnya mengaku diperas mantan atasannya Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dia diperas untuk kebutuhan acara buka puasa bersama (bukber).

Hal itu diakui dirinya ketika Jaksa KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Prihasto yang menyebutkan adanya pemerasan senilai Rp30 juta.

"Untuk bukber, pernah juga dimintakan," tanya Jaksa, di ruang sidang PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

"Betul," singkat Prihasto.

"Di BAP saksi ada nomor 36 sebesar Rp30 juta," lanjut tanya jaksa.

"Betul," jawab Prihasto.

Dirjen Holtikultura Kementan Diperas SYL Rp30 Juta Buat Acara Buka Puasa Bersama
Dirjen Holtikultura Kementan Diperas SYL Rp30 Juta Buat Acara Buka Puasa Bersama

Seluruh uang itu diserahkan kepada mereka secara tunai.

Baca Selengkapnya
Dirjen Kementan sampai Geleng-Gelengan Kepala Diperas SYL, Harus Urunan Karena Tak Punya Anggaran
Dirjen Kementan sampai Geleng-Gelengan Kepala Diperas SYL, Harus Urunan Karena Tak Punya Anggaran

Dirjen Kementan sampai Geleng-Gelengan Kepala Diperas SYL Sejak 2021, Harus Urunan Karena Tak Punya Anggaran

Baca Selengkapnya
Mantan Anak Buah Melawan, SYL Disebut Copot Pejabat Kementan yang Tolak Bayar Tagihan Kartu Kredit Rp215 Juta
Mantan Anak Buah Melawan, SYL Disebut Copot Pejabat Kementan yang Tolak Bayar Tagihan Kartu Kredit Rp215 Juta

Pemerasan dilakukan bersama Kasdi Subagyono selaku Sekretaris Jenderal Kementan periode 2021–2023

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
SYL Minta Rp105 Juta untuk Biaya Kebutuhan Pribadi ke Anak Buah: Beli Keris Emas hingga Khitanan Cucu
SYL Minta Rp105 Juta untuk Biaya Kebutuhan Pribadi ke Anak Buah: Beli Keris Emas hingga Khitanan Cucu

Selain untuk membayar keris emas, beberapa kebutuhan pribadi SYL yang ditanggung ke anak buahnya.

Baca Selengkapnya
SYL Minta Anak Buah di Kementan Bayar Permata Senilai Rp120 Juta
SYL Minta Anak Buah di Kementan Bayar Permata Senilai Rp120 Juta

Saksi diminta menyelesaikan pembelian permata tersebut.

Baca Selengkapnya
Kala Tingkah Laku Anak SYL Bikin Kelimpungan Pejabat Kementan Patungan Rp111 Juta Buat Bayar Aksesoris Mobil
Kala Tingkah Laku Anak SYL Bikin Kelimpungan Pejabat Kementan Patungan Rp111 Juta Buat Bayar Aksesoris Mobil

Permintaan tersebut disampaikan langsung anak SYL kepada pejabat Kementan saat ayahnya sedang meninjau perkebunan di Makassar.

Baca Selengkapnya
Terbongkar, SYL Gaji ART di Makassar Rp35 Juta Hasil Patungan Pegawai Kementan
Terbongkar, SYL Gaji ART di Makassar Rp35 Juta Hasil Patungan Pegawai Kementan

SYL Gaji ART di Makassar Rp35 Juta Hasil Patungan Pegawai Kementan

Baca Selengkapnya
Kisah Perjuangan Holipah Penjual Bunga Tabur, 12 Tahun Menabung Akhirnya Bisa Naik Haji
Kisah Perjuangan Holipah Penjual Bunga Tabur, 12 Tahun Menabung Akhirnya Bisa Naik Haji

Holipah menyisihkan uang dari berjualan mulai dari Rp10.000 sampai Rp20.000 untuk tabungan pergi haji.

Baca Selengkapnya
'Biduan' yang Dibayar SYL Pakai Uang Kementan Rp100 Juta Dipanggil KPK
'Biduan' yang Dibayar SYL Pakai Uang Kementan Rp100 Juta Dipanggil KPK

Kementan membayar 'Biduan' tersebut kemudian ditransfer melalui rekening atas nama Rezky atas arahan Sekjen Kementan, Kasdi Subagyono.

Baca Selengkapnya