PKB Minta Warga NU Tak Terprovokasi Penolakan Ma'ruf Amin di Pamekasan

Rabu, 3 April 2019 17:39 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
PKB Minta Warga NU Tak Terprovokasi Penolakan Ma'ruf Amin di Pamekasan Maruf Amin tiba di lokasi debat keempat Pilpres 2019. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Sekertaris Dewan Syuro DPP PKB Syaiful Bahri Anshori meminta kepada Warga Nahdlatul Ulama tidak terprovokasi dengan penolakan terhadap Kiai Ma'ruf Amin pada saat ingin melakukan Ziarah ke Makam Kiai Zuhro di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

"Orang NU jangan terpengaruh dengan kasus penolakan Kiai Ma'ruf Amin di Pamekasan Madura," ungkap Syaiful kepada wartawan, Rabu (3/4).

Syaiful mengaku heran dengan adanya penolakan terhadap sekelompok orang terhadap Kiai Ma’ruf Amin.

"Saya pikir peristiwa ini baru pertama kali seorang ulama besar diadang oleh masyarakat ketika akan ziarah ke seorang ulama di Madura," katanya.

Syaiful menuding ada pihak yang sengaja memprovokasi masyarakat agar menghadang Kiai Ma'ruf.

"Kita tahu bahwa Madura pada umumnya dan Pamekasan pada khususnya adalah daerah yang sangat relejius yang sangat menghargai dan tawaddu’ dengan ulama’," katanya.

"Melihat dari cara penolakan mereka pada kehadiran KMA, ada kelompok atau perorangan yang menjadi provokator, agar masyarakat menolak kehadiran KMA di Pamekasan," imbuhnya.

Oleh karena itu, Anggota Komisi I DPR RI tersebut meminta kepada Bawaslu untuk menyelidiki dan mengusut tuntas tersebut.

"Bawaslu agar segera mengusut tuntas dugaan pelanggaran tersebut," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, usai melakukan kampanye terbuka di Sumenep, Madura, calon wakil presiden Ma'ruf Amin hendak menghadiri acara Haul dan berziarah ke makam Kiai Suhro di Pamekasan. Namun, sekitar Pukul 17.35 WIB di desa Jambringin, belasan mobil iringan Ma'ruf mendadak memperlambat laju kendaraan.

Ternyata, ratusan pendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga mengkrumuni. Hal ini terlihat dari teriakan massa, dan beberapa atribut yang dibawanya.

Ada massa yang di pinggir jalan sembari mengacungkan jempol dan telunjuk simbol nomor paslon tersebut. Ada pula yang berada di atas motor, sembari sesekali teriak dan menggeber gas kendaraannya.

"Prabowo, Prabowo, Prabowo," pekik massa, Senin (1/4). [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini