Pimpinan DPR sudah dapat kabar Setya Novanto mundur dari Ketua DPR

Minggu, 10 Desember 2017 12:13 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Pimpinan DPR sudah dapat kabar Setya Novanto mundur dari Ketua DPR Pimpinan DPR sikapi status tersangka Setnov. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah mengaku sudah mendapat kabar dan informasi perihal mundurnya Setya Novanto dari Ketua DPR. Namun Fahri masih menunggu kabar resmi tertulis dari Novanto.

"Jadi itu adalah tentang status terakhir dari Pak Novanto. Memang ada informasi resmi tapi belum tertulis dari pihak keluarga beliau bahwa beliau sudah tandatangan pengunduran diri," ujar Fahri melalui pesan singkat diterima wartawan, Minggu (10/12).

Kabar ini seolah mengonfirmasi penunjukan Aziz Syamsuddin sebagai pengganti Novanto di kursi Ketua DPR. Menurut Fahri, bisa saja surat resmi dari Novanto sudah dikirim. Tapi belum diterima pimpinan DPR karena Kesekretariatan DPR libur.

"Kemudian ada juga berita beliau sudah tunjuk Aziz Syamsudin sebagai pengganti karena beliau tanda tangan sebagai ketum. Tapi bentuk fisik belum kami terima mungkin karena sekretariat masih tutup. Mungkin surat sudah diterima tapi enggak buka," ucapnya.

Pimpinan DPR menunggu kejelasan mengenai informasi ini. Dia berharap bisa mendapat kabar secepatnya. "Jadi kami tunggu kabar secepatnya apabila bentuk fisiknya diterima. Tapi kabarnya, kabar ini datang dari pihak-pihak yang biasanya resmi mewakili pak Novanto," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai GOlkar nonaktif Setya Novanto disebut menunjuk Aziz Syamsuddin menggantikan dirinya sebagai Ketua DPR. Ketua Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat DPP Partai Golkar, Roem Kono membenarkan adanya pemberitahuan tidak resmi bahwa Novanto menunjuk Aziz yang saat ini menjabat sebagai Ketua badan Anggaran DPR tersebut.

"Memang sudah ada pemberitahuan secara tidak resmi bahwa memang betul bahwa ada surat putusan dari ketua umum Setya Novanto menunjuk saudara Aziz. Mungkin beliau mengundurkan diri dan menunjuk Aziz Syamsudin sebagai Ketua DPR," kata Roem di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (9/12).

Roem mengaku belum melihat surat resmi penunjukan Aziz Syamsuddin tersebut dan belum mengetahui pasti apa benar Novanto mundur dari posisi Ketua DPR. Maka, dia menanyakan hal tersebut ke koleganya di partai untuk memastikannya. Beberapa kader membenarkan bahwa benar Novanto menunjuk Aziz sebagai Ketua DPR.

Namun, apabila benar surat tersebut ada, maka Roem mengatakan harus ada pembicaraan serius di internal partai. Sebab itu, terkait hal ini akan dibicarakan saat DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno pada Senin (11/12).

"Jadi kita harus bertanya kepada mereka karena memang kalau dilihat dari aturan-aturan sih itu menjadi suatu diskresi atau kebijakan ketua umum untuk mengangkat jabatan-jabatan strategis itu," ujar Roem yang menyebut sedang menunggu konfirmasi dari Plt Ketum Golkar Idrus Marham ini terkait posisi Ketua DPR. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini