Pilpres kian dekat, Jokowi minta relawan kerja keras dan militan
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para relawan yang tergabung dalam Gerakan Kemajuan (GK) untuk bekerja keras dan militan jelang Pilpres 2019. Jokowi menyebut waktu yang tersisa saat ini sangat pendek sekali.
"Sekali lagi, waktu, waktu, waktunya ini sangat pendek sekali. Oleh karena itu saya mengajak semuanya marilah sekali lagi kita keluarkan yang namanya tenaga dalam itu sehingga militansi itu muncul kembali," ucap Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4).
Mantan Wali Kota Solo ini meyakini GK di bawah kepemimpinan Kelik Wirawan bisa membakar semangat para relawan dari pelbagai daerah untuk bekerja demi bangsa dan negara.
Jokowi berpesan, dalam bekerja relawan GK harus menjunjung tinggi asas militansi. Pasalnya dengan semangat militansi biasanya relawan bisa berjuang sekuat tenaga.
"Pekerja itu ada militansi, ada militansi, bener-bener kita kerja. Kita sebagai bangsa Indonesia kalau sudah ada militansi itu tenaga dalamnya keluar semuanya," ujar dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta mengingatkan, para relawan harus mengenang kembali perjuangan di Pilkada Solo beberapa tahun silam. Saat itu, mereka tidak punya apa-apa selain milItansi. Begitu pula saat berjuang di Pilkada Jakarta.
"Pindah ke Jakarta punya apa sih? Orang kenal Jokowi nggak ada. Karena kekuatan saudara-saudara itu keluar semuanya (sekarang bisa seperti ini)," kata Jokowi disambut tepuk tangan.
Tak hanya Pilkada Jakarta, Jokowi juga mengaku tak punya apa-apa saat bertarung di Pilpres 2014.
"Di pilpres 2014, apa yang kita punya? Saya punya? Saya nggak punya, logistik nggak punya. Ya Ndak? Yang kita punyai adalah militansi, sehingga tenaga dalam keluar semuanya. Kalau tenaga dalam keluar semuanya itu 1 orang bisa berbanding 20 orang. Karena kuat," pungkasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya