Pengalaman Anies sebagai Mendikbud diklaim bisa tarik hati warga DKI
Merdeka.com - Tim pemenangan pasangan Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat telah menyiapkan strategi untuk mencuri dukungan masyarakat di putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Salah satunya dengan 'menjual' capaian kinerja Ahok-Djarot selama dua tahun menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Menanggapi hal ini, Ketua Tim Pemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera mengaku tak khawatir dengan strategi kubu lawannya itu. Menurutnya, strategi kampanye dengan menyampaikan kinerja Ahok-Djarot itu justru baik bagi warga.
"Semua bebas berjualan. Malah bagus bagi warga Jakarta," kata Mardani saat dihubungi merdeka.com, Rabu (8/3).
Tak mau kalah dengan kubu Ahok-Djarot, Mardani menilai kiprah Anies sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan dipadu dengan latar belakang Sandiaga sebagai pengusaha dianggap mampu menarik hati warga.
"Track record mas Anies di Indonesia mengajar dan Kemendikbud dan Sandi di swasta dapat dijadikan rujukan," terangnya.
Pihaknya juga akan tetap mengusung program-program unggulan yang telah disosialisasikan pasangan Anies-Sandiaga. Di antaranya penyediaan lapangan pekerjaan dengan program 'OK OCE', pendidikan murah yang berkualitas serta kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kecil.
"Kami tetap fokus penyediaan lapangan kerja dengan program OK OCE dan pendidikan berkualitas yang terjangkau. Plus kepemimpinan yang menyatukan dan berpihak pada rakyat kecil," pungkasnya.
Sebelumnya, Tim sukses Ahok dan Djarot menilai warga Jakarta perlu diberi pencerahan mengenai demokrasi yang berbasis kinerja sebagai tolak ukur memilih pemimpin.
"Makanya kita selalu kampanye. Kita selalu memberikan pencerahan kepada warga bahwa demokrasi kita yang kita inginkan demokrasi yang menilai kandidat dari kinerja bukan dari SARA," kata Bendahara timses Basuki-Djarot, Charles Honoris, di Rumah Cemara, Menteng, Selasa (7/3).
Charles membeberkan strategi kampanye yang akan digunakan timses Basuki-Djarot di putaran kedua. Salah satunya dengan cara mengembalikan ingatan warga mengenai kinerja Ahok-Djarot selama dua tahun menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Pendekatan kinerja pasangan calon kami kan tidak sulit ya. Hanya harus mengembalikan ingatan publik mengenai apa yang sudah dilakukan dua tahun terakhir itu. Saya rasa seluruh warga Jakarta sudah merasakan kinerja Ahok-Djarot," ujarnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya