Pencopotan 10 Ketua DPD II Golkar Maluku Diprediksi Buat Bamsoet Makin Kuat

Jumat, 12 Juli 2019 15:20 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Pencopotan 10 Ketua DPD II Golkar Maluku Diprediksi Buat Bamsoet Makin Kuat Kampanye Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - DPD I Partai Golkar menonaktifkan 10 Ketua DPD II Maluku. Pencopotan itu disinyalir akibat dukungan mereka terhadap Bambang Soesatyo maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar di Munas Desember mendatang. Penonaktifan tersebut justru diprediksi berdampak positif bagi Bamsoet.

Pengamat Politik dari Universitas Jember, Jawa Timur Muhammad Ikbal menilai posisi Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam pencalonan Ketua Umum Partai Golkar semakin kuat.

"Jika benar sikap Airlangga tersebut, maka memberikan dampak positif bagi Bamsoet untuk naik menjadi Golkar-1," jelas Ikbal dalam keterangannya, Jumat (12/7).

Selain itu, Ikbal menganalisis sikap Airlangga itu bisa juga karena kekhawatiran terhadap dukungan kader akar rumput, DPD dan senior kepada Bamsoet. "Bisa juga itu bentuk kekhawatiran Airlangga," tambah Ikbal.

Sementara, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam menilai Golkar harus lebih progresif agar bisa tetap kuat bersaing dengan parpol lain menghadapi Pemilu 2024. Karenanya, dalam Munas mendatang diperlukan sosok kandidat Ketua Umum yang progresif.

"Bamsoet punya keunggulan yakni lebih progresif dan bisa komunikasi dengan kader senior juga elite politik lain dan Presiden Jokowi," jelas Surokim.

Diketahui, Ketua DPD yang dinonaktifkan itu di antaranya Ketua DPD Kota Ambon, Kabupaten Tual, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Buru Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Aru. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini