Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pencetakan Surat Suara di Makassar Dimulai, Jumlah 78.917.235 Lembar Buat 9 Provinsi

Pencetakan Surat Suara di Makassar Dimulai, Jumlah 78.917.235 Lembar Buat 9 Provinsi Pencetakan perdana surat suara di Makassar. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - 'Kick off' cetak perdana surat suara Pemilu untuk sembilan provinsi berlangsung di perusahaan percetakan PT Adi Perkasa Makassar, Minggu (20/1). Hal itu ditandai dengan penekanan tombol mesin oleh Ketua Devisi Hubungan Masyarakat, Data Informasi, dan Hubungan antar Lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Aziz.

Viryan Aziz didampingi anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi; Ketua DKPP, Muhammad Al Hamid dan Ketua KPU Sulsel, Misna M Attas serta anggota Bawaslu Sulsel. Jumlah surat suara yang akan dicetak PT Adi Perkasa Makassar, perusahaan yang memenangkan tender e-katalog untuk sembilan provinsi ini, sebanyak 78.917.235 lembar surat suara. Masing-masing untuk Provinsi Gorontalo, Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, NTT, Papua, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Viryan Azis menjelaskan, hari ini adalah pencetakan perdana surat suara untuk Pemilu 2019. Selain di Makassar, 'kick off' cetak perdana juga serentak hari ini di daerah lain yakni di Surabaya dan Jakarta.

"Jumlah surat suara se-Indonesia sebanyak 939 juta lembar dimulai hari ini dan nanti akan dilanjutkan ke proses pendistribusian ke seluruh daerah di Indonesia. Diprioritas ke daerah terjauh, terluar, terpencil dan terdepan. Khusus di Makassar ini akan mencetak 78 ribu lebih lembar surat suara untuk sembilan provinsi," tutur Viryan Azis.

Menurutnya, proses pencetakan selambat-lambatnya selesai awal Maret 2019 mendatang untuk langsung dikirim ke daerah kabupaten/kota. Penyortiran akan dilakukan di KPU kabupaten/kota. Targetnya tiba di KPPS 16 April.

Lebih jauh dijelaskan, surat-surat suara ini tidak dicetak di daerah masing-masing karena proses pengadaannya melalui proses e-katalog. Sifatnya lelang terbuka. Tiap perusahaan percetakan bisa berpartisipasi untuk paket surat suara 34 paket sesuai jumlah 34 provinsi di Indonesia.

"Jadi untuk sembilan provinsi ini, perusahaan dari Makassar yang memenangkan tender karena harga terendah yang ditawarkan. Sebaliknya, surat suara untuk wilayah Sulsel sendiri dicetak di DKI Jakarta karena perusahaan di kota itu yang memenangkan tender berdasarkan harga terendah," kata Viryan Azis.

Adapun Dirut PT Adi Perkasa Makassar, Makmur Nakku menjelaskan, kontrak kerja mereka selama 60 hari. Tapi hari ini sudah memulai cetak dan lima hari ke depan menargetkan telah selesaikan cetak surat suara untuk Papua, provinsi terjauh.

"Jadi rencananya 25 Januari nanti kami akan mendistribusikan ke daerah tersebut," kata Makmur Nakku.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP