PDIP Pantau Pembangunan Jokowi dalam Safari Politik di Selatan Jawa

Sabtu, 24 November 2018 10:00 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP Pantau Pembangunan Jokowi dalam Safari Politik di Selatan Jawa Jokowi. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - PDI Perjuangan melakukan safari politik kebangsaan jilid dua ke wilayah selatan Jawa, mulai Sabtu (24/11) pagi ini. Salah satu tujuannya memantau hasil kinerja Presiden Joko Widodo di wilayah yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian.

"Di bawah kepemimpinan pak Jokowi, pembangunan dari pinggiran menjadikan wilayah selatan Jawa ini memiliki prospek yang cukup besar untuk pengembangan perekonomian ke depan," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11).

Hasto menambahkan, pembangunan infrastruktur yang Jokowi telah lakukan berorientasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan membuka potensi ekonomi, salah satunya pariwisata.

"Pada kesempatan ini kami juga melakukan konsolidasi dimulai dari Bandung dan Bandung Barat kemudian ke Garut kami akan bertemu UMKM dan kemudian ke Tasik, Pangandaran, teman-teman bisa melihat bagaimana kehidupan nelayan daerah yang dipimpin kader PDI Perjuangan," lanjut Hasto.

Di Jawa Tengah, PDIP bakal melakukan konsolidasi di Cilacap. Setelahnya, PDIP juga melakukan safari berbasis kebudayaan, di Borobudur sampai Yogyakarta. Hasto menilai Yogyakarta sebagai pusat pengembangan budaya sebagai miniatur Indonesia.

"Dari Cilacap kita menuju Borobudur untuk melihat bagaimana abad ke-7 kita sudah menjadi bangsa yang di dalam capaian peradaban itu luar biasa dan di situ kemudian kami juga bertemu Nomo Koeswoyo. Karena kami mengapresiasi terhadap seluruh artis kita yang menggelorakan semangat nasionalisme itu dan kemudian di akhiri dengan konsolidasi di Sleman setelah dari Magelang," jelas Hasto.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat kembali menemani Hasto dalam safari kebangsaan kedua ini. Menambahkan, Djarot menyebut safari ini untuk mengkonsolidasikan para caleg, dan organ partai sampai tingkat ranting. Serta menyampaikan pesan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bahwa kampanye program dan keberhasilan Jokowi dengan santun, tanpa ujaran kebencian dan hoaks.

"Kalau kita semua turun ke bawah, kemudian bahasa Jawane 'wongki' bersalaman dengan mereka, memberikan semangat, mereka akan sangat luar biasa bergerak dari pintu ke pintu, dari rumah ke rumah untuk memenangkan Pileg maupun Pilpres," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini