PDIP Borong 30 Kursi dari 45 Kursi di DPRD Solo

Kamis, 15 Agustus 2019 10:51 Reporter : Arie Sunaryo
PDIP Borong 30 Kursi dari 45 Kursi di DPRD Solo pelantikan DPRD Solo. ©2019 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Sebanyak 45 anggota DPRD Kota Solo masa jabatan 2019-2024, dilantik di gedung dewan, Rabu (14/8) kemarin. PDIP mendominasi perolehan suara dengan 30 kursi. Disusul PKS 6 kursi, PAN, Golkar dan Gerindra sama-sama memperoleh 3 kursi, serta partai pendatang baru PSI 1 kursi.

Pelantikan dilakukan Ketua Pengadilan Negeri Surakarta Kosbin Rumban Gaol dan dihadiri Wali Kota F.X Hadi Rudyatmo (Rudy) serta undangan lainnya. Wajah DPRD Kota Solo diwarnai 17 pendatang baru, 28 orang wajah lama, dengan 9 perempuan dan 36 orang laki-laki.

Kepada para wakil rakyat yang baru dilantik wali kota mengingatkan bahwa DPRD bukanlah tempat untuk mencari uang dan jabatan. Namun untuk mengabdikan diri bagi bangsa dan negara, khususnya kepada masyarakat Surakarta. Sehingga yang harus dilakukan adalah melayani.

"Jadi kita di eksekutif dan legislatif bersama-sama melayani untuk menuju masyarakat sejahtera lahir batin," katanya.

Ketua DPRD Teguh Prakosa menyampaikan, dalam waktu sebulan ke depan pihaknya akan menyelesaikan tata tertib untuk pemilihan ketua definitif dan pembentukan fraksi.

"Sesuai undang-undang dan peraturan pemerintah kita hanya mengantarkan tatib dan pembentukan fraksi. Kami minta waktu paling lama satu bulan agar kami bisa menyelesaikan ini," katanya.

©2019 Merdeka.com/arie sunaryo

Dominasi PDIP di dewan, langsung mendapatkan respon dari partai lainnya. PAN dan Partai Gerindra yang sama-sama memperoleh 3 kursi akan bergabung untuk membentuk fraksi.

PKS yang memperoleh 6 kursi sudah membentuk fraksi mandiri. Sementara Partai Golkar dan PSI juga akan fraksi gabungan.

"Kalau dari kita nanti namanya Fraksi PAN - Gerindra. Sudah kita putuskan ketuanya dari PAN, sekretaris dari Gerindra," kata Ketua DPD Partai PAN Sapari.

Meski akan menjadi minoritas, Sapari berjanji akan mengkritisi pemerintah yang dipimpin dari PDIP. Namun jika pemerintah pro rakyat, fraksi PAN-Gerindra siap memberikan dukungan.

"Kita tetap kritis walaupun kecil tapi tajem. Kita tetap mengkritisi pemerintah, tapi kalau pemerintah pro rakyat, rakyat makmur, tidak ada gejolak ya kita dukung," tandasnya. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Surakarta
  2. PDIP
  3. Solo
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini