PAN DIY Marah Ada Pengurus DPP Bernafsu Ingin Partai Gabung Jokowi
Merdeka.com - Manuver sejumlah pengurus DPP PAN untuk merapat ke dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan penolakan dari pengurus PAN di daerah. Salah satunya adalah pengurus wilayah DIY.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DIY, Nazaruddin mengecam adanya manuver segelintir pengurus DPP PAN untuk bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Nazaruddin menuding manuver politik mendekatkan PAN untuk bergabung dalam koalisi hanyalah keinginan segelintir pengurus saja.
Nazaruddin menuding, pernyataan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi bahwa sebagian besar pengurus wilayah PAN menghendaki bergabung ke Jokowi-Ma'ruf Amin tidak benar. Pernyataan itu, dituding Nazaruddin hanyalah untuk menggiring opini saja.
"Saya mengecam keras kalau ada statement seperti itu. Karena itu manuver. Itu yang kita kritik, sebaiknya pengurus DPP itu tidak mengeluarkan statement-statement ke publik yang provokatif seperti itu, yang itu sebenarnya hanyalah keinginan-keinginan dari pribadi-pribadi," ujar Nazaruddin saat dihubungi, Rabu (3/7).
Nazaruddin menyebut manuver agar PAN merapat ke Jokowi hanyalah provokasi dari oknum DPP yang haus kekuasaan. Manuver politik itu disebut pula oleh Nazaruddin sebagai sesuatu yang ilegal dan tak sesuai dengan instruksi partai.
"Saya hanya menilai itu (pernyataan Viva) sebagai bagian dari provokasi, cuma manuver-manuver dari oknum-oknum DPP yang memang nafsunya untuk bergabung ke Jokowi sudah sedemikian kuat," papar Nazaruddin.
"Sekjen kemarin sudah mengatakan bahwa sikap PAN akan disampaikan di Rakernas. Nah, kalau ada suara-suara seperti itu ya jelas manuver, itu ilegal," imbuh Nazaruddin.
Nazaruddin menjabarkan jika kader dan pengurus PAN di DIY tak menghendaki partai berlambang matahari ini berkoalisi ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin. Nazaruddin pun menambahkan jika kader dan pengurus di DIY sepakat agar PAN memilih menjadi oposisi.
"Kita memberikan masukan begitu, karena kita berpendapat bahwa dalam kondisi dinamika politik, konfigurasi politik yang sekarang ini PAN lebih tepat posisinya itu di oposisi," tegas Nazaruddin.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya