Advertisement
Partai NasDem masih optimis Khofifah bisa mendampingi Anies Baswedan.
Advertisement
Partai NasDem masih optimis Khofifah bisa mendampingi Anies Baswedan. Apalagi pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden di KPU belum juga dibuka.
Advertisement
ujar Ketua DPP NasDem Effendy Choirie kepada wartawan, Senin (7/8).
Advertisement
Khofifah dan Yenny merupakan kader NU tulen.
"Anies-Khofifah atau Anies-Yenny, keduanya perempuan yang potensial dan berbasis islam kultural, dan pluralis itu ideal untuk Indonesia,"
ujar Effendy.
Advertisement
merdeka.com
NasDem juga menghormati langkah Khofifah yang menunggu nasihat para kiai dan ulama. Sebagai warga NU, Khofifah dinilai menunjukkan sikap yang tepat karena menyangkut etika dan adab. "Bagus karena Khofifah ketum PP Muslimat NU sebagai badan otonom NU, Khofifah juga sebagai salah satu ketua PBNU. Sikap itu bagus karena menyangkut etika, adab, bahkan akhlaq," ujar Effendy.
Advertisement
Advertisement
"Tidak pada posisi yes or no," katanya di Jakarta, Minggu (6/8).
Khofifah menyatakan akan menunggu nasihat para kiai dan ulama apakah akan maju sebagai calon wakil presiden atau tidak. "Saya bukan siapa-siapa, saya bersama komunitas pesantren maka saya akan sowan minta pendapat dan nasihat para ulama, kiai. Saya dari Jawa Timur yang kental pengaruh dan peran kiai dan bu nyai pengasuh pesantren." katanya.