NasDem bantah 'transfer' Rp 5 miliar ke Lucky Hakim: Ini bukan pemain sepakbola

Rabu, 18 Juli 2018 19:57 Reporter : Sania Mashabi
NasDem bantah 'transfer' Rp 5 miliar ke Lucky Hakim: Ini bukan pemain sepakbola Lucky Hakim ke NasDem. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar curhatan Lucky Hakim di perbincangan aplikasi Whatsapp di grup internal Partai Amanat Nasional (PAN) sebelum pindah ke Partai NasDem. Dalam curhatan mengenai kepindahannya itu Lucky sempat mengatakan bahwa ia menerima dana Rp 5 miliar.

Hal tersebut langsung dibantah oleh Anggota Dewan Pakar Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi. Menurutnya NasDem tidak pernah memberikan bantuan uang pada kadernya.

"Tidak benar. Tidak ada ini bukan pemain sepakbola yang kemudian ada transfer. Jadi tidak benar kami tidak pernah memberikan istilah dukungan dalam bentuk seperti itu karena kami mengharap yang akan berada di NasDem itu adalah mereka-mereka yang telah mandiri," kata Taufiqulhadi saat dihubungi merdeka.com, Rabu (18/7).

"Jadi tidak ada kemudian kalau misalnya kita harus membayar uang transfer yang ada adalah kita tidak menarik uang mahar. Tidak ada. Karena itu orang mudah mau datang ke NasDem. Itu adalah kehendak mereka sendiri semuanya," sambungnya.

Taufiq menjelaskan, NasDem tidak pernah memberikan bantuan termasuk keperluan logistik dalam bentuk uang tunai untuk para caleg. Kata dia, NasDem hanya membantu memberikan logistik berupa kaos atau bendera kampanye.

"Tidak akan pegang uang itu dalam bentuk seperti itu alat peraganya," ungkapnya.

Anggota Komisi III DPR ini juga tidak percaya bahwa percakapan di aplikasi Whatsapp tersebut benar ditulis oleh Lucky Hakim. Karena, tulisan di aplikasi percakapan, lanjut dia, bisa dimanipulatif.

"Saya tidak yakin itu dari Lucky Hakim karena screen shot itu bisa mengganti nama. dan kemudian dibikin screen shot bisa aja itu orang lain. Kalau emang benar (Lucky) saya minta di ralat," tegasnya.

Diketahui, artis sekaligus politikus Lucky Hakim mengungkapkan alasan pindah dari PAN ke Partai NasDem. Dia mengaku alasan utamanya pindah ke NasDem karena ada upaya menggesernya dari kursi anggota DPR. Pengakuan tersebut disampaikan Lucky ke grup whatsapp pengurus DPP PAN.

Di percakapan itu, Lucky mengakui menerima uang Rp 5 miliar dan bantuan logistik untuk maju menjadi calon legislatif dari NasDem. Tapi dia membantah alasan utama pindah karena tergiur uang. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini