Munas Dipercepat, Airlangga Hartarto Ditetapkan Sebagai Ketua Umum Golkar 2019-2024

Rabu, 4 Desember 2019 23:51 Reporter : Merdeka
Munas Dipercepat, Airlangga Hartarto Ditetapkan Sebagai Ketua Umum Golkar 2019-2024 Jokowi buka Munas Golkar. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Munas X Partai Golkar akhirnya menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum periode 2019-2024. Terpilihnya Airlangga ini karena semua pemilik hak suara menyatakan mendukung satu-satunya calon ketum yang tersisa itu.

Penetapan Airlangga dilakukan usai Ketua Sidang Munas, Azis Syamsuddin, mendengarkan penyampaian pandangan umum dari 34 DPD, ormas dan organisasi sayap, serta dari Dewan Pembina, Pakar, dan Kehormatan, yang semuanya menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPP periode sebelumnya.

Dia pun menegaskan bahwa dalam pandangan umum, yang berisikan 558 pemilik hak suara tersebut semuanya sepakat bahwa Airlangga sebagai calon ketua umum.

Seharusnya, agenda dilanjutkan dengan penyusunan program dan komisi. Namun, Azis meminta agenda dipercepat dan diganti dengan penetapan calon ketua umum Golkar.

Anggota Sidang Sarmuji kemudian membacakan penetapan calon tersebut. yang kemudian langsung disahkan.

1 dari 1 halaman

Airlangga Calon Tunggal

Azis kemudian menjelaskan, karena calon hanya satu, dia pun meminta izin untuk mempercepat melakukan penetapan Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar terpilih Periode 2019-2024.

"Sepakatkah dalam forum Munas X ini untuk mempersingkat dan kami tetapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar periode 2019-2024, setuju?" tanya Azis di Ballroom hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (4/12) malam.

Pertanyaan itu kemudian disambut oleh seluruh peserta dengan kata setuju.

Sarmuji lantas membacakan keputusannya Munas. "Mengangkat dan mengesahkan saudara insinyur Airlangga Hartarto sebagai ketua umum DPP Partai Golkar masa bakti 2019-2024," ucap Sarmuji.

Dia pun menyampaikan, untuk formatur apakah bentuknya tunggal atau tidak, akan diserahkan ke sidang komisi yang akan berlangsung Kamis 5 Desember 2019.

Adapun, Airlangga memiliki waktu 60 hari selambat-lambatnya untuk membuat formatur tersebut.

"Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember 2019," tukasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [bal]

Baca juga:
Akbar Tandjung Sebut Fokus Golkar Menaikkan Suara Bukan Pencapresan Airlangga di 2024
Didorong Jadi Capres 2024, Airlangga Ingin Fokus Munas Dulu
Aburizal Bakrie: Kita Siapkan Airlangga Jadi Capres 2024
Ical Ungkap Alasan Bamsoet Mundur di Kantor Luhut
Airlangga: Ketum Golkar Bisa Dipilih Malam Ini
Airlangga: Tidak Ada Rekonsiliasi dengan Kubu Bamsoet

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini