Mentan Amran gembleng calon kepala daerah PDIP strategi swasembada pangan

Selasa, 30 Januari 2018 19:53 Reporter : Iqbal Fadil
Mentan Amran gembleng calon kepala daerah PDIP strategi swasembada pangan Mentan Amran saat bekali calon kepala daerah dari PDIP. ©Humas DPP PDIP

Merdeka.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman membagikan strategi swasembada pangan kepada calon kepala/wakil kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan. Bagaimana membuat tahapan secara terukur mengembangkan pertanian dan peternakan menjadi salah satu yang ditekankan Arman dalam paparannya saat menjadi pemateri dalam Sekolah Partai yang diselenggarakan PDIP.

"Sekarang kita sudah bisa swasembada pangan di tingkat nasional. Beras, bawang, jagung, dan cabai, selesai, stok kita aman. Kalau nasional saja bisa, apalagi daerah," kata Amran, di Wisma Kinasih, Depok, Senin (30/1).

Amran kemudian memaparkan komoditas beras pada 2017 lebih kecil dibandingkan 2016 sebesar 413.727 hektare, dengan rincian tahun 2016 yaitu 5.241.597 hektare dan tahun 2017 yaitu 4.827.872 hektare. Kemudian capaian luas tanam jagung yang pada 2017 mencapai 2.279.345 hektare, lebih luas dibandingkan tahun 2016 yang berada di angka 2.146.781 hektare.

Selain empat komoditas itu, tahun 2018 ini pemerintah akan menambah empat komoditas lagi yang akan masuk program swasembada seperti rempah-rempah, bawang putih, gula, dan kedelai.

Dalam sesi tanya jawab, calon wakil gubernur Jawa Barat Anton Charliyan menanyakan apakah kedaulatan di bidang pertanian sangat ditentukan dengan ada tidaknya gudang atau lumbung yang punya kapasitas memadai. "Karena kalau kita melihat Vietnam, Thailand, mereka semua punya lumbung atau gudang," tanya Anton.

Mantan Kapolda Jabar itu juga menanyakan sejauh mana peta pertanian penting sehingga yang diproduksi petani benar-benar tepat guna. Sebab, tanpa adanya pemetaan yang jelas seringkali penanaman tidak terlalu tepat guna seperti ketika ada yang menanam jati kemudian suatu daerah menanam jati semua, ketika jagung juga jagung semua.

Atas pertanyaan Anton, Menteri Amran mengungkapkan bahwa gudang atau lumbung memang penting. Oleh karena itu, pemerintah sedang menyiapkan untuk membangun gudang yang kapasitasnya bisa menampung 10 juta ton yang disebar di beberapa daerah. Kemudian soal pemetaan, Menteri Amran juga mengungkapkan bahwa hal itu penting. Oleh karena itu, saat ini produksi pertanian dilakukan berdasarkan potensi daerahnya.

"Sudah jelas, untuk sapi di mana, untuk kopi di mana, untuk jagung di mana," katanya.

Hadir dalam sekolah partai di antaranya Kepala Sekolah Komarudin Watubun, Wakil Kepala Sekolah Daryatmo Mardiyanto, dan Sekretaris Kepala Sekolah Eva K Sundari. Para peserta begitu antusias mengikuti materi demi materi karena akan sangat berguna ketika nanti memenangkan pilkada dan menjadi kepala daerah dalam merumuskan dan membuat kebijakan. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Pilkada Serentak
  2. PDIP
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini