Megawati Kirim Sinyal Positif Peluang Gibran di Pilkada Solo

Minggu, 12 Januari 2020 21:14 Reporter : Ronald
Megawati Kirim Sinyal Positif Peluang Gibran di Pilkada Solo Gibran Daftar Cawalkot ke PDIP Jateng. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan memberi sinyal positif bagi putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka untuk maju menjadi bakal calon Walikota Solo. Sinyal positif itu berkaitan dengan keterbukaan partai terhadap anak muda Indonesia untuk membangun bangsa bersama PDIP.

"Ya tentu saja mas Gibran juga punya kepedulian yang begitu besar, dan tentu saja partai membuka ruang itu," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto di sela Rakernas PDIP, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/1).

Hasto mengklaim, banyak pemimpin muda kader PDIP yang berhasil. Karena itu, PDIP tak ragu membuka kesempatan bagi Gibran untuk maju di Pilkada Solo.

"Banyak pemimpin muda dari PDIP yang berhasil," ujarnya.

Disinggung soal peluang petahana Achmad Purnomo yang sama-sama ingin maju dengan kendaraan PDIP, Hasto menuturkan bahwa peluang itu masih dibahas. Segala keputusan mengenai calon yang diusung PDIP adalah wewenang Megawati. Termasuk kemungkinan memasangkan Gibran dengan Achmad Purnomo.

"(Nanti akan dipasangkan?) Itu adalah kewenangan ibu Megawati Soekarnoputri akan disampaikan pada momentum yang tepat," ucapnya.

1 dari 1 halaman

44 Paslon Kepala Daerah dari PDIP

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengklaim partainya memiliki pasangan calon (Paslon) kepala daerah untuk 44 daerah yang akan menggelar Pilkada serentak 2020. Djarot meyakini PDIP akan menang di 44 daerah tersebut.

"44 daerah inilah yang sebenarnya sudah sangat kuat dan kami pasti menang," kata Djarot ditemui di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/1).

Khusus Pilkada Solo dan Medan, Djarot mengaku PDIP belum menetapkan pasangan calon. Sebab, dinamika politik masih terjadi di internal PDIP Solo dan Medan.

PDIP memiliki basis massa besar di Solo, bahkan memiliki kursi besar di DPRD Solo. Kondisi politik ini membuat PDIP bisa mengusung paslon secara mandiri tanpa berkoalisi dengan partai lain. Namun persoalannya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum PDIP memutuskan nama paslon untuk Pilkada Solo.

"Nah, itu, makanya dinamika masih berjalan di sana, ya," katanya.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini enggan merinci daerah mana dan nama pasangan calon kepala daerah yang sudah bisa dipastikan bakal maju dalam pertarungan Pilkada serentak tahun depan. Dia hanya menyebut beberapa daerah saja. Yakni Boyolali, Blitar, dan Semarang.

"Kapan itu diumumkan? Nanti menunggu momentum yang tepat," tutupnya. [noe]

Baca juga:
Ditutup Megawati, Rakernas I PDIP Menghasilkan 9 Rekomendasi
PDIP Sudah Kantongi 44 Nama Paslon Pilkada 2020, Solo dan Medan Belum
Lawakan Cak Lontong dan Puisi Ganjar Pranowo Mewarnai Rakernas PDIP
Sekjen PDIP Hasto Soal Kasus Suap Wahyu Setiawan: Kalau KPK Minta, Saya Akan Datang
Menkum HAM Yasonna Ingin Rempah-rempah Didaftarkan Sebagai Hak Kekayaan Geografis
Cicipi Ikan Tuna di Rakernas PDIP, Yasonna Bilang 'Nikmat Mana Lagi Kau Dustakan'

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini