Mahyudin ditawari Airlangga jadi menteri, JK bilang 'Yang tentukan itu Presiden'

Selasa, 20 Maret 2018 19:00 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Mahyudin ditawari Airlangga jadi menteri, JK bilang 'Yang tentukan itu Presiden' Airlangga Hartarto dan anggota DPD Holkar bertemu Jusuf Kalla. ©2017 Merdeka.com/Rendi Perdana

Merdeka.com - Politikus Senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) tidak ingin berkomentar terkait Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang mencopot Mahyudin sebagai wakil ketua MPR dan menggantinya dengan Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal dengan Titiek Soeharto. Dia menilai itu urusan Golkar dan dia enggan memberi reaksi apapun.

"Itu urusan Golkar lah" kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (20/3).

Kemudian, terkait Airlangga yang menjanjikan Mahyudin sebagai menteri. JK menilai keputusan menjadi menteri bukanlah keputusan partai tetapi keputusan dari Presiden.

"Kapan? Masalahnya yang menentukan bukan Golkar itu Presiden," kata JK.

Diketahui sebelumnya, Mahyudin mengatakan sempat menghubungi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ketika isu pergantian dirinya diganti oleh Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Dia menghubungi Airlangga untuk bertanya terkait alasan dirinya akan diganti dari jabatan Wakil Ketua MPR.

Mahyudin dapat diposisikan di posisi strategis seperti di eksekutif ataupun legislatif. Dia menyebutkan Airlangga menyampaikan harapan agar Joko Widodo kembali terpilih di Pilpres 2019. Maka, sebagai gantinya, dia bisa menempati posisi menteri nantinya.

"Harapan dia mudah-mudahan Pak Jokowi bisa menang di periode dua dan kita bisa saja dapat tiga atau empat kursi menteri. 'Pak Mahyudin bisa masuk di salah satunya'," ucapnya menirukan kata-kata Airlangga. [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini