Kritikan Prabowo dan Sindiran Jokowi

Rabu, 5 Desember 2018 06:30 Reporter : Syifa Hanifah
Kritikan Prabowo dan Sindiran Jokowi Jokowi dan Prabowo naik kuda. ©REUTERS/ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Merdeka.com - Pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) harus diwarnai adu gagasan dan program dari kedua pasangan calon presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. Namun publik malah disajikan dengan berbagai kritikan dan sindiran dari Prabowo atau pun Jokowi.

Kritikan dan sindiran tersebut tidak hanya keluar dari mulut Jokowi dan Prabowo. Melainkan dari kedua kubu baik kubu Prabowo maupun Kubu Jokowi, yang tak jarang menjadi polemik di masyarakat.

Berikut ini kritikan Prabowo dan Sindiran Jokowi, yang merdeka.com rangkung:

1 dari 6 halaman

Korupsi Indonesia Seperti Kanker Stadium 4

Prabowo Subianto . ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menuturkan, bahwa Indonesia sudah masuk darurat korupsi. Pasalnya, dari kalangan pejabat negara seperti anggota dewan, menteri hingga hakim sudah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut saya sudah seperti kanker stadium empat," tegasnya.

Akibatnya, kata Prabowo, angka kemiskinan rakyat Indonesia meningkat, sementara para elitenya hidup berkecukupan. Menurutnya, para elite di Indonesia masih cuek terhadap kesenjangan sosial. "Rakyat Indonesia miskin maka kita berikan saja beberapa karung nasi dan mereka akan memilih saya, saya akan membeli atau menyuap semua orang," sindir Prabowo.

2 dari 6 halaman

Jangan Sampai Ada yang Bilang Korupsi Kita Stadium 4

Presiden Jokowi. ©2018 istimewa

Jokowi memuji perolehan skor Corruption Perception Index (CPI) atau Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang berada pada angka 37 pada tahun 2017. Angka ini mengalami perbaikan yang cukup signifikan dari tahun 1998 yang bertengger di posisi 20 dari 180 negara.

Menurut Jokowi, membaiknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia berkat kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas dan mencegah korupsi. Jokowi berharap, pemberantasan dan pencegahan korupsi di Tanah Air tetap mendapat dukungan dari pelbagai pihak. Pernyataan ini seolah menjawab kritikan Prabowo yang mengatakan korupsi Indonesia sudah stadium empat.

"Jangan sampai ada yang bilang korupsi kita stadium 4. Tidak ada," sambungnya.

3 dari 6 halaman

Utang Indonesia sampai Triliunan

Prabowo Subianto. ©2018 Liputan6.com/Putu Merta

Prabowo Subianto mengatakan utang pemerintah Indonesia saat ini terus meningkat menjadi sekitar Rp 9.000 triliun. Hal ini menurutnya sangat membahayakan masa depan bangsa. Berdasarkan data yang diambil dari Kementerian Keuangan, Prabowo mengatakan utang pemerintah mencapai Rp 4.060 triliun.

Sedangkan utang BUMN mencapai Rp 630 triliun dan utang lembaga keuangan lainnya mencapai Rp 3.850 triliun. Di samping itu ia juga menyebutkan utang Waskita Karya naik 669 persen, Wijaya Karya naik 181 persen, Adhi Karya 155 persen dan utang pembangunan perumahan naik 125 persen. Kenaikan utang empat BUMN ini akumulasi sejak 2014 sampai 2017.

"Utang-utang kita sudah sangat membahayakan. Selain utang pemerintah, ada utang lembaga-lembaga keuangan milik pemerintah dan BUMN dan kalau dijumlahkan sungguh sangat besar," jelas Prabowo.

4 dari 6 halaman

Jokowi Kesal Utang Dikaitkan dengan Pemerintahannya

Presiden jokowi. ©2017 Biro Pers Setpres

Jokowi geram dengan pemberitaan tentang isu utang pemerintah yang jumlahnya mencapai ribuan triliun Rupiah. Presiden Jokowi menegaskan, utang itu bukan karena ulahnya melainkan sudah ada dari pemerintah sebelumnya.

"Isu utang, saya dilantik itu utangnya sudah Rp 2.700 triliun, ya saya ngomong apa adanya. Bunganya setiap tahun Rp 250 triliun. Kalau empat tahun sudah tambah seribu. Ngerti ndak ini? Supaya ngerti, jangan dipikir saya utang segede itu, enak aja," kata Presiden Jokowi dengan nada kesal saat memberikan sambutan dalam acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4).

5 dari 6 halaman

Indonesia Bubar 2030

Prabowo Subianto. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Prabowo yang menyebut Indonesia akan bubar pada tahun 2030 dalam pidato yang diunggah di Laman facebook resmi Partai Gerindra. Prabowo mengatakan, kajian bangsa lain tak menyertakan Indonesia di tahun 2030. Menurut Prabowo, kajian itu memprediksi Indonesia akan bubar.

"Saudara-saudara. Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030, kata Prabowo di video itu.

"Bung, mereka ramalkan kita ini bubar, elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara," kata Prabowo lagi.

6 dari 6 halaman

Jokowi bilang Kita memandang ke depan itu optimis

Presiden Jokowi. ©2017 Biro Pers Istana

Jokowi merespons isi pidato politik Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan bubar pada tahun 2030. Jokowi mengatakan, setiap orang harusnya menatap masa depan dengan rasa optimisme bukan sebaliknya.

"Kita memandang ke depan itu dengan rasa optimisme," kata Jokowi usai menghadiri rapat pimpinan nasional (Rapimnas) II Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di JCC, Jakarta, Rabu (21/3). [has]

Baca juga:
Sebut Korupsi di Indonesia Kanker Stadium 4, Prabowo Diminta Setop Bicara Ngawur
Penyebab Prabowo Masih Sulit Kejar Jokowi Versi Survei
Sayap-Sayap Dukungan pada Jokowi dan Prabowo
Survei Median Ungkap Penyebab Utama Elektabilitas Prabowo Kalah dari Jokowi
Prabowo Ramal Tahun 2025 Air Laut Sampai HI, Timses Jokowi Dukung Anies Atasi Banjir

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini