KPU Gelar Rapat Bersama Timses Capres Sebelum Penetapan DPT
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat tertutup soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) bersama tim sukses dua paslon Pilpres 2019. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pertemuan ini merupakan rapat pendahuluan sebelum rapat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bakal ditetapkan KPU pada 15 Desember nanti.
"DPT tahap ketiga ini adalah diperkirakan DPT akhir sebelum KPU melakukan pencetakan kartu suara. Sebelum itu KPU ingin melakukan pertemuan pendahuluan malam hari ini dan mengundang pimpinan partai politik dan koalisi pengusung pasangan kedua capres-cawapres dan hari ini kita datang memenuhi undangan KPU," katanya di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).
Dalam rapat ini, Koalisi Adil Makmur menanyakan kejelasan pada KPU soal progres pencocokan dan penelitian dari 31 juta DPT yang diajukan oleh Kementerian Dalam Negeri. Pihaknya juga meminta supaya data DPT dibuka secara transparan.
"Karena buat kami penting untuk memastikan bahwa semua warga negara yg pada hari rabu tanggal 17 april tahun depan itu yang sudah memiliki hak pilih dipastikan bisa memilih dan sebaliknya tidak ada warga negara yang tercantum namanya lebih dari satu kali," ucapnya.
"Dan orang yang sama namanya berbeda, orang yang sama alamatnya berbeda dan seterusnya, atau sebaliknya org yang sudah mati dihidupkan, atau sebaliknya orang yang belum berhak," sambung Muzani.
Koalisi Adil Makmur meminta KPU membuka DPT secara transparan supaya bisa bersama-sama menjaga kualitas demokrasi.
"Karena kita menginginkan kualitas demokrasi adalah pemilu yang bermartabat, pemilu yang transparan dan pemilu yang jujur," pungkasnya.
Rapat juga dihadiri Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso dan Ketua Departemen Politik PKS Pipin Sopian. Sementara Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dihadiri tim liaison officer dari perwakilan tiap partai.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya