Kemeja kotak-kotak tak akan jadi seragam kampanye Ahok-Djarot
Merdeka.com - Pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menggunakan kemeja kotak-kotak sebagai baju kampanye mereka. Namun, ternyata masih ada kemungkinan ikon ini akan berubah menyesuaikan kebutuhan saat kampanye.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, pemilihan kemeja kotak-kotak merupakan usulan bersama. Salah satu masukan dari fotografer yang meminta mereka untuk kembali menggunakan baju kampanye era Joko Widodo saat Pilgub DKI 2012 lalu.
"Ini kan temen-temen milih nantikan mau bikin foto. Fotografer bilang pake ini (kemeja kotak-kotak) aja. Ya saya sih udah enggak terlalu (mikirin) mau pake kotak-kotak nanti kampanye enggak harus pake kotak kotak kok," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/9).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, kemungkinan para relawan akan membuat baju pemenangan. Dan sebagai orang yang didukung dia akan bersedia menjadi model untuk baju yang mereka buat.
"Nanti kan ada banyak relawan juga bisa juga dateng ke relawan yang satu dia jual tiket dia pake baju apa saya ikutin pake baju apa kan sama kita misalnya meresmikan apa gitu ya, biasanya si panitia memberikan bajunya. Saya kira relawan-relawan juga memberikan bajunya. karena masing-masing relawan mau menjual bajunya jadi trademark. Aku jadi modelnya," paparnya.
Ahok menjelaskan, baju kampanyenya akan lebih fleksible. Sehingga tidak menutup kemungkinan dalam setiap aksinya, dia tidak menggunakan kemeja kotak-kotak.
"Bisa jadi kotak-kotak. Tapi kotak-kotak mau kita pakai untuk foto kertas suara," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya