Jokowi disarankan pilih Cawapres yang mampu tangkal isu SARA

Jumat, 13 Juli 2018 00:03 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Jokowi disarankan pilih Cawapres yang mampu tangkal isu SARA Jokowi. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pasca pertarungan Pilgub DKI 2017, politik identitas menjadi trauma tersendiri bagi masyarakat. Hal tersebut, diharapkan tak terjadi lagi pada pesta demokrasi terbesar di Indonesia tahun 2019 nanti.

Pilpres diharapkan bebas dari penggunaan isu SARA yang dapat memecah belah bangsa Indonesia. Sebab, politik indentitas sama sekali tak membawa manfaat masyarakat Indonesia.

Peneliti Pusat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Dr Lili Romli menyampaikan, semua figur yang bersaing pada Pilpres 2019 harus mencegah dan mengantisipasi kelompok tertentu yang menggunakan isu politik identitas untuk meraih kemenangan. Apalagi, politik identitas berpotensi memecah belah umat.

Dia menyarankan, Presiden Joko Widodo memilih figur tepat sebagai calon wakil presidennya untuk dapat menangkal serangan politik identitas. Saran untuk Jokowi diberikan karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu jadi satu-satunya figur yang dukungannya memenuhi syarat sebagai capres.

Salah satu figur yang dinilai Lili paling layak menjadi cawapres Jokowi adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Mantan Ketua MK itu berpengalaman menjadi anggota DPR dan menteri, serta banyak membuahkan pemikiran untuk kemaslahatan umat.

"Mahfud punya basis dukungan dari NU, Muhammadiyah, dan dari semua golongan karena beliau tokoh Islam yang moderat," kata Lili di Jakarta, Kamis (12/7).

Menurut Lili, Jokowi dan partai pendukungnya dapat meraih dukungan dari kelompok Islam jika Mahfud dipinang jadi cawapres.

"Dengan kehadiran Pak Mahfud, Pak Jokowi bisa merangkul kalangan Islam dan meminimalisir serangan politik identitas," ujar Lili.

Dari beberapa nama figur nonparpol yang digadang layak menjadi cawapres Jokowi, kata Lili, Mahfud memenuhi semua kriteria dan lebih baik dibanding mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung maupun Gubernur NTB TGB Zainul Majdi. Pengalaman dan kemampuan Mahfud dinilai bisa melengkapi Jokowi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan menjalankan program pro kepentingan umat.

"Yang paling berpotensi jadi cawapres Jokowi adalah Mahfud MD. Karena integritas Mahfud sudah terbukti, basis dukungannya besar," ungkap Lili. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini