Ical: Pelaku dugaan penistaan agama harus ditangani secara tegas
Merdeka.com - Dewan Pembina DPP Partai Golkar mengadakan rapat internal guna membahas isu, situasi dan masalah politik yang tengah bergulir saat ini. Beberapa persoalan disoroti, mulai dari demonstrasi akbar gabungan ormas keagamaan dan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie atau yang biasa disapa Ical memberikan sejumlah imbauan terkait situasi nasional kekinian.
Pertama, terkait demontrasi 4 November, Ical meminta semua pihak baik publik hingga petinggi parpol untuk memberikan respons yang arif dan bijak agar situasi nasional tetap kondusif dan terhindar dari perpecahan.
"Kita perlu memberi respons dengan arif dan bijaksana dan respons ini perlu diberikan oleh semua kalangan, khususnya oleh pimpinan partai politik dan lebih khusus lagi pemerintah Republik Indonesia agar situasi ini tidak berkembang lebih buruk lagi, yang pada akhirnya bisa jadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa, kedaulatan rakyat dan proses pembangunan Indonesia," kata Ical di kantornya, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (8/11).
Selain itu, Ical mengimbau kepada semua pihak khususnya DPP Golkar untuk menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945 dan NKRI sebagai pedoman untuk membuat negara bersatu bukan malah meruncingkan perbedaan yang ada, termasuk soal agama dan keyakinan.
"Dalam saat-saat seperti ini, kepada semua pihak, kita mengimbau, khususnya DPP Golkar untuk memberikan imbauan agar menjunjung tinggi pancasila sebagai falsafah negara, UUD RI 1945 dan negara kesatuan Republik Indonesia, serta prinsip mulia bhineka tunggal Ika, perbedaan dalam sikap beragama adalah rahmat bagi kita semua," ujarnya.
Menyangkut dugaan penistaan agama Ahok, mantan Ketum Golkar ini menegaskan agar kasus tersebut diproses secara adil, dan transparan tanpa memandang jabatan apa pun. Dia meminta pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap pengusutan kasus Ahok.
"Masalah penistaan agama adalah masalah yang peka bagi semua kalangan beragama bukan hanya Islam saja. Pelaku dugaan penistaan agama dari kalangan mana pun, dengan posisi serta jabatan apapun harus dapat ditangani secara tegas, adil dan transparan. Serta tidak boleh diintervensi oleh kekuasaan ataupun pihak manapun dengan tetap berprinsip pada azas praduga tidak bersalah," tegasnya.
Ical juga mengingatkan kepada aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan semua kasus dengan cepat, tuntas dan sesuai dengan prinsip serta aturan yang berlaku.
"Kita mengingatkan aparat yang berwenang agar menuntaskan masalah ini secepat-cepatnya, setuntasnya, dengan tetap berpegang pada hukum dan peraturan perundang-undangan," imbuhnya.
"Hal Ini juga sudah disampaikan ketum golkar beberapa hari yang lalu, pada hari Minggu yang lalu, di Surabaya. Penuntasan masalah ini juga harus terbuka dan dilakukan secara profesional. Jangan biarkan bahwa hal ini akan menimbulkan celah dan ketidakpastian yang dapat memperburuk kondisi politik nasional," sambung dia.
Semua pihak, katanya, juga perlu menahan diri untuk tidak melebarkan masalah dengan saling curiga dan menuduh pihak lain terkait berbagai kasus yang sedang memanas.
"Kepada semua pihak kita juga mengimbau agar menahan diri dan tidak melebarkan masalah dengan menyampaikan tuduhan atau kecurigaan kepada pihak lain. Kita diharapkan tidak menyampaikan sikap curiga kepada orang atau kelompok lainnya tanpa satu dasar yang memadai," tambahnya.
Mantan Menkokesra ini mengingatkan pentingnya prinsip persaudaraan dan persahabatan di tengah dinamika kompetisi di Pilkada Serentak 2017 mendatang.
"Prinsip terpenting yang harus dipegang teguh dengan situasi seperti ini adalah prinsip persaudaraan dan persahabatan, kita semua bersaudara. Walaupun demokrasi menghendaki kompetisi yang seru dan terkadang tajam, semua itu tidak boleh mengurangi rasa hormat dan ikatan persaudaraan di antara kita semua," ucap Ical.
Untuk internal partai, pihaknya mengimbau agar semua jajaran baik tingkat DPP hingga tingkat ranting Partai Golkar untuk menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga perdamaian dan menjadi penyejuk atas segala persoalan nasional saat ini.
"Kepada segenap jajaran Partai Golkar di seluruh penjuru tanah air, khususnya kepada seluruh pengurus serta fraksi partai Golkar di DPR maupun di lembaga perwakilan di semua tingkat daerah, dewan pembina juga mengimbau agar segera memperkuat barisan dan secara aktif menjadi pengawal terdepan persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga perdamaian dan menjadi sumber penyejuk dari suasana politik," pungkasnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya