Golkar Undang Presiden Joko Widodo Buka Munas

Jumat, 29 November 2019 18:01 Reporter : Ahda Bayhaqi
Golkar Undang Presiden Joko Widodo Buka Munas jokowi dan airlangga di HUT Golkar. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Ketua Penyelenggara Munas Golkar Melchias Markus Mekeng mengatakan, Presiden Joko Widodo akan menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional Golkar di Ritz-Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa (3/12). Dia berharap Presiden Jokowi tidak ada halangan.

"Mudah-mudahan acara tersebut, Munas tersebut akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Semoga tidak ada halangan yang mengganggu sehingga bisa beliau yang membuka Munas tersebut," katanya di kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (29/11).

Dia mengatakan, akan mengundang semua ketua umum partai politik. Hingga para menteri Kabinet Indonesia Maju dan lembaga tinggi negara.

Mekeng menyebut, peserta Munas yang akan hadir adalah 254 orang dari DPP, 238 pengurus DPD provinsi, 1028 orang pengurus DPD kabupaten/kota.

Serta organisasi sayap mulai dari AMPG, KPPG, ormas pendiri Kosgoro 1957, Soksi, MKGR. Ormas yang didirikan seperti AMPI, Satkar Ulama Indonesia, Al-Hidayah, HWK (Himpunan Wanita Karya) dan MDI (Majelis Dakwah Indonesia).

Juga diundang anggota DPR dari Golkar, Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, Dewan Pakar. Mekeng menyebut totalnya bisa mencapai 1700-2000 orang

"Ditambah lagi dengan undangan-undangan lain pada saat pembukaan mungkin sekitar 2000 orang akan menghadiri acara tersebut," kata Mekeng.

1 dari 1 halaman

Munas Golkar Jadi Persiapan Pilkada 2020

Mekeng berharap Munas menjadi momentum Golkar untuk mempersiapkan diri menyambut Pilkada 2020 dan Pemilu 2024. Dia menegaskan netralitas dalam penyelenggaraan Munas 2019.

Mekeng mengatakan, Munas akan menjadi tempat yang netral untuk berkontestasi dengan baik dan menang. "Yang menang akan senang, yang kalah pun akan senang karena panitia menyiapkan playing ground yang baik dan netral untuk berkontestasi," tegasnya. [fik]

Baca juga:
Ketua Penyelenggara Sebut Dukungan 30% di Munas Golkar Bukan Syarat Administratif
Kubu Bamsoet Ancam Gugat Airlangga Jika Pemilihan Caketum Golkar Tak Sesuai AD/ART
Istana Tegaskan Netral dalam Perebutan Caketum Golkar
Kesal Ada Syarat Dukungan di Munas Golkar, IBU Bilang 'Waktu Pleno Tak Dibicarakan'
Tangan Istana di Perebutan Caketum Golkar

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini