Golkar Tepis Isu Matahari Kembar, Menteri Kabinet Prabowo Datang ke Jokowi Dianggap Biasa

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir meminta agar persoalan 'matahari kembar' tidak diperdebatkan lagi.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Golkar Tepis Isu Matahari Kembar, Menteri Kabinet Prabowo Datang ke Jokowi Dianggap Biasa
Golkar Tepis Isu Matahari Kembar, Menteri Kabinet Prabowo Datang ke Jokowi Dianggap Biasa (Merdeka.com)

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir meminta agar persoalan 'matahari kembar' tidak diperdebatkan lagi. Sebab, presiden saat ini hanya ada satu yakni Prabowo Subianto.

Diketahui istilah 'matahari kembar' muncul dari pernyataan politikus PKS Mardani Ali Sera saat merespons banyaknya menteri Prabowo yang berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah.

"Undang-undang dasar konstitusional juga bilang begitu. Jadi tidak ada itu istilah matahari kembar. Matahari kembar apa? kan enggak mungkin karena presiden kita satu, jelas. Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," kata Adies saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/4).

Lebih lanjut, dia menilai, momentun silaturahmi sudah biasa dilakukan. Tidak hanya kepada Jokowi, tapi bisa juga dilakukan ke mantan presiden lainnya.

"Jadi jangan diperdebatkan lagi. Apabila orang, menteri, silaturahmi dalam rangka halalbilhalal setelah Idulfitri, saling bermaaf-maafan, itu kan biasa," tegasnya.

"Jangan kan ke Pak Jokowi, menteri-menteri juga pasti datang ke Pak SBY, Ada yang juga ke Ibu Mega, mantan-mantan presiden. Kan datang semua mereka," sambungnya.

Oleh karena itu, Adies kembali menegaskan, tak ada istilah 'matahari kembar' karena presiden Indonesia saat ini hanya Prabowo.

"Jadi saya rasa tidak adalah itu matahari kembar. Yang ada hanya satu Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," imbuh Adies.

Rekomendasi