Golkar Sulteng: Saya Optimis Airlangga Jadi Ketum Usai Bamsoet Ketua MPR

Rabu, 13 November 2019 20:30 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Golkar Sulteng: Saya Optimis Airlangga Jadi Ketum Usai Bamsoet Ketua MPR Arus Abdul Karim. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Ketua DPD Golkar Sulteng, Arus Abdul Karim menilai, semua kader partai beringin mestinya menyadari bahwa munas juga bisa menentukan masa depan partai. Oleh karena itu, semua harus dipikirkan atau dipertimbangkan secara matang.

Dia pun menyindir sikap Airlangga yang mendukung pencalonan Bambang Soesatyo (Bamsoet) jadi Ketua MPR.

"Dalam pandangan saya, tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Atau dipermasalahkan. Ketika Pak Airlangga Hartarto mendukung Pak Bamsoet habis-habisan untuk menduduki kursi ketua MPR, semua sudah clear. Pak Bamsoet sudah di MPR, ya, Pak Airlangga tetap bertahan sebagai Ketua Umum Partai Golkar," ungkap Arus Abdul Karim, Rabu (13/11).

Dia menegaskan, harus bersama-sama menjaga dan mempertahankan soliditas partai. Dia menambahkan, seorang Jokowi bisa mengingatkan, mengapa kader partai sendiri tidak?.

Arus Abdul Karim merujuk pada pernyataan Presiden Joko Widodo di acara puncak perayaan HUT ke-55 Partai Golkar, bahwa kesolidan dan komitmen menjaga partai jauh lebih penting agar dapat menjamin stabilitas politik internal maupun stabilitas pemerintahan lima tahun ke depan. Hal itu sekaligus untuk menjawab tantangan persaingan ekonomi global yang jauh lebih berat.

1 dari 1 halaman

Tak Ingin Munas Bikin Pecah Golkar

Oleh karena itu, sebagai politisi senior, Arus Abdul Karim mengimbau semua kader Partai Golkar untuk tidak membuang-buang waktu dan energi karena dari pengalaman di masa lalu, perpecahan di tubuh Golkar tidak membawa manfaat bagi partai. Tetapi sebaliknya, partai terpuruk hingga ke daerah-daerah.

"Jangan sampai Munas Golkar berpotensi memecah belah partai. Itu yang harus dihindari," tegasnya.

Untuk Munas Golkar nanti, jumlah pemilih dari Sulteng adalah 14, terdiri dari satu suara DPD Tingkat I, satu suara dari tingkat kota dan 12 suara dari tingkat kabupaten. "Kami solid, tidak berubah," kata Arus Abdul Karim.

"Sangat dimungkinkan untuk aklamasi, mengingat mayoritas kader sudah memberikan dukungannya kepada Pak Airlangga. Saya semakin optimis Pak Airlangga akan menjadi ketua umum begitu Pak Bamsoet menjadi ketua MPR. Pak Bamsoet sudah mendapatkan posisi yang sangat penting, sangat strategis," ujar Arus Abdul Karim.

"Kalau dimungkinkan musyawarah mufakat, mengapa tidak? Insyaallah, bisa. Kita harus yakin bisa musyawarah mufakat," tutup dia. [rnd]

Baca juga:
Golkar Utamakan Usung Kader di Pilkada Serentak 2020
Kader Muda Golkar Tolak Upaya Aklamasi Menangkan Airlangga di Munas
Sekjen Golkar: Aklamasi atau Tidak di Munas Tergantung Pemilik Suara
Akbar Tandjung dan Ical akan Beri Arahan di Rapimnas Golkar
Dulu Minta Gelar Pleno Golkar, Bamsoet Kembali Tak Hadiri Rapat
DPD Golkar Babel: Munas Lewat Voting Mengancam Keutuhan Partai

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini