Golkar peringatkan Yorrys: Apabila masih melawan maka diberhentikan

Golkar peringatkan Yorrys: Apabila masih melawan maka diberhentikan. Yorrys diberikan surat peringatan pertama oleh DPP Golkar. Yorrys dianggap tidak patuh keputusan partai karena menyebut Setya Novanto hampir pasti jadi tersangka korupsi e-KTP.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Golkar peringatkan Yorrys: Apabila masih melawan maka diberhentikan
Rusuh di Kantor Golkar. ©2014 merdeka.com/benny silalahi

Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Daerah DPP Golkar, Freddy Latumahina mengatakan, bahwa peringatan yang diberikan kepada Yorrys Raweyai merupakan peringatan yang pertama. Yorrys diberikan surat peringatan (SP) karena pernyataannya yang menyebut Ketum Golkar Setya Novanto hampir pasti jadi tersangka di kasus e-KTP. "Beliau baru diberikan peringatan pertama, maka peringatkan tertulis supaya taat pada keputusan organisasi," ungkapnya di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (2/5).

DPP Golkar kasih surat peringatan pertama ke Yorrys ©2017 Merdeka.com/wilfridus

Lebih jauh, Freddy menyampaikan, berdasarkan mekanisme partai Golkar, peringatan kepada pengurus yang melanggar kesepakatan, diberikan sebanyak tiga kali. Bila tidak diindahkan baru diberikan sanksi."Tiga kali peringatan. Setelah itu baru dijatuhi sanksi. Sebagai pengurus diberhentikan sebagai pengurus, apabila masih melawan maka diberhentikan dari keanggotaan," katanya. Dia juga menyampaikan, berdasarkan aturan partai, Yorrys juga diberikan kesempatan untuk menjelaskan baik secara lisan maupun tertulis soal pernyataan tersebut kepada DPP Golkar."Menurut peraturan organisasi setelah ini beliau dikasih hak untuk menjelaskan atau menyampaikan secara lisan atau menjawab secara tertulis," tutupnya.

Rekomendasi