Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Golkar bentuk tim seleksi caleg jelang Pemilu 2019

Golkar bentuk tim seleksi caleg jelang Pemilu 2019 Kampanye Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Golkar telah membentuk tim seleksi calon legislatif untuk Pemilu Serentak 2019 beberapa bulan lalu. Tim ini diketuai oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

"Sudah diputuskan beberapa bulan lalu melalui juklak yang namanya tim seleksi caleg Partai Golkar tingkat pusat yang diketuai langsung Ketum, di situ ada Ketua Harian, Sekjen, Ketua Korbid dan bidang terkait," kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marham di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (6/11).

Idrus menjelaskan, sejumlah petinggi sampai ketua-ketua bidang telah ditugaskan untuk melakukan rekrutmen di berbagai daerah mulai dari wilayah barat hingga timur nusantara.

"Misal Yahya (Zaini) ini bertanggungjawab di Jatim jadi seluruh rekrutmen dia yang bertanggungjawab Jawa timur selaku tim Ketua," terang Idrus.

"Untuk Jawa koordinatornya saya dan Nusron Wahid, untuk Sumatera ada Kahar (Muzakir) dan Lodewijk Freidrich Paulus. Kalimantan ada Nurdin Halid, Sulawesi ada Roem Kono dan Hamka adi, Indonesia Timur ada Ahmad Hidayat Mus," sambungnya.

Sejauh ini, Golkar tengah melakukan invetarisasi kader dan tokoh potensial lain untuk diusung di Pileg 2019 mendatang.

"Jadi ini sudah kami bagi dan dalam tahap inventarisasi dan juga tentu kami komunikasi dengan kelompok strategis dan profesional yang ada. Semua kami berikan peluang untuk sama-sama di Golkar dengan jumlah tertentu," ungkapnya.

Idrus menerangkan, pihaknya juga telah melakukan evaluasi terhadap kader-kader dan anggota DPR dari Golkar untuk kembali diusung di Pileg 2019. Golkar menyiapkan banyak kriteria untuk menentukan nomor urut bagi pengurus yang diusung menjadi calon legislatif.

"Ada banyak kriteria. Tentu ada pengurus, kemudian secara rela kami lihat track record dan kiprah di Golkar. Dia jadi pengurus tapi gak pernah aktif tentu enggak dapat no baik, semua ada kriteria, akan kami jelaskan tahap berikut," ungkapnya.

Kemudian, kata Idrus, para bakal calon legislatif akan mendapat pendidikan dan pelatihan. Materi-materi yang disiapkan akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi terkini baik di internal dan eksternal partai.

Salah satu materi yang akan diberikan adalah soal pendidikan antikorupsi. Materi ini dipilih mengingat banyaknya kader Golkar yang terjerat korupsi dalam beberapa bulan terakhir.

"Pasti akan kami buat seperti itu. kami sudah evaluasi dari seluruh perjalanan ini seperti apa, materi seperti apa, lalu proyeksi apa kemampuan apa yang dibutuhkan masyarakat sudah ada. tentu materinya berbeda dengan yang lalu, ada perubahan," tukasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP