Gerindra tak ingin buru-buru deklarasikan Capres Cawapres

Selasa, 27 Maret 2018 00:06 Reporter : Liputan6.com
desmond j mahesa. ©2017 Merdeka.com/dpr.go.id

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa sepakat bersama pengurus partai untuk tidak terburu-buru mendeklarasikan calon presiden. Sebab, masih banyak keraguan dari partai koalisi untuk membulatkan satu nama.

"Yang kita khawatir adalah tiba-tiba kita bilang deklarasi, tiba-tiba partainya yang berubah. Kalau Gerindra sih tidak berubah lagi, teman seiring (partai koalisi) ini yang bisa berubah," ujar Desmond usai pertemuan di kediaman Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (26/3).

Apalagi Gerindra tak bisa mengusung sendiri nama calon presiden. Gerindra masih membutuhkan gabungan suara dari para partai koalisi. Oleh karena itu, Desmond tak ingin nama capres berubah setelah deklarasi dilakukan lantaran partai koalisi masih ragu.

"(Sudah) deklarasi tiba-tiba kami berubah lucu kan kami. Nah kami bukan partai yang lucu. Itu aja jawaban yang paling enak hari ini ya," tutur Desmond.

Meski yakin solid, Gerindra tetap berhati-hati terhadap partai koalisinya karena Desmond menilai janji politik kerap kali mengecewakan. Kendati demikian, dia enggan menyebut partai koalisi mana yang dinilai tidak solid.

"Sebagai kader Gerindra saya harus hargai semua partai," Desmond menegaskan.

Selain itu, Desmond juga tak mau Gerindra terburu-buru melakukan deklarasi mengingat daftar akhir pencalonan presiden dan wakil presiden masih cukup lama. Partai berlambang burung garuda itu merasa perlu untuk menyusun strategi dengan mengamati pergerakan lawan yakni calon petahana Joko Widodo.

Misalnya Desmond menambahkan, Gerindra belum perlu mengumumkan nama cawapres karena koalisi Jokowi belum mencapai tahap tersebut.

"Kalau perang yang benar itu adalah kita tahu lawan kita, agar kita pasang kuda-kudanya gitu lho. Kalau Pak Jokowi belum mengumumkan ya kami bukan partai berkuasa mengumumkan," kata Desmond.

Berkaca pada Pilgub DKI 2017, Desmond percaya banyak hal yang masih bisa berubah dalam pencalonan sampai detik-detik akhir pendaftaran. Kala itu, Gerindra mengumumkan calon di saat-saat akhir penutupan pendaftaran.

Dia juga menganggap strategi antarpasangan calon bisa terlihat pada momen akhir pendaftaran. "Kemungkinan yang paling terjadi adalah pada detik-detik sebelum jam 00.00 yang ditentukan oleh KPU pasti akan kelihatan kalau kita saling menunggu," ucap Desmond.

Reporter: Anendya Niervana

Sumber: Liputan6.com [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini