Gerindra pastikan Sandiaga tak mengada-ada soal pesan SBY

Selasa, 19 Juni 2018 16:03 Reporter : Hari Ariyanti
Gerindra pastikan Sandiaga tak mengada-ada soal pesan SBY Sandiaga Uno. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade mengatakan, Sandiaga Uno bukanlah orang yang pandai bermain kata. Dia menilai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu sebagai sosok yang selalu bicara apa adanya.

Pernyataan ini menanggapi komentar Deputi Media dan Humas Kogasma sekaligus Wasekjen Demokrat, Putu Supadma Rudana yang mengatakan Sandiaga mengada-ada soal kemungkinan koalisi Gerindra dan Demokrat dalam Pilpres 2019.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bersilaturahmi dengan Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam pertemuan itu, Sandiaga mengaku mendapat titipan pesan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui AHY terkait kemungkinan koalisi Gerindra dan Demokrat dalam Pilpres 2019.

"Haknya Partai Demokrat membantah dan harus dipahami masyarakat Indonesia bahwa Sandiaga Uno adalah orang yang selalu bicara apa adanya. Bukan orang yang suka menambah bumbu dalam percakapan," jelasnya dihubungi merdeka.com, Selasa (19/6).

Andre menyampaikan saat pertemuan berlangsung, Sandiaga bertemu dan berbicara dengan AHY, bukan dengan Putu Supadma Rudana. Seharusnya, kata dia, jika Demokrat membantah, yang menyampaikan bantahan ialah AHY yang terlibat pembicaraan langsung dengan Sandiaga.

"Sandiaga bicara dengan mas AHY, bukan dengan saudara Putu. Kalau memang membantah seharusnya yang membantah mas AHY. Bang Sandi adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga sebagai Ketua Tim Pemenangan, enggak jauh bergengsi dengan Ketua Kogasma. Bahkan Sandi adalah pejabat negara," tegasnya.

Dia menambahkan jika memang Demokrat mau membantah apa yang diungkapkan Sandiaga, itu adalah hak Demokrat. Namun ia mengatakan masyarakat yang akan memberikan penilaian.

"Kami serahkan ke masyarakat. Biarkanlah masyarakat yang menilai," ujarnya.

Terkait rencana koalisi Partai Gerindra, Andre mengatakan saat ini pihaknya hanya fokus mematangkan rencana koalisi dengan PKS dan PAN. Namun pihaknya tetap membuka peluang bagi partai lain yang ingin bergabung membangun koalisi, termasuk membuka pintu untuk Demokrat.

"Kami dari Partai Gerindra akan fokus untuk terus bangun komunikasi dengan teman kami PKS dan PAN yang selama ini berkomunikasi baik dengan kami dan tetap membuka diri dengan partai lain yang ingin bergabung bersama kami," jelasnya.

"Kalau Demokrat mau gabung, monggo. Enggak juga enggak apa-apa, kami enggak maksa," tutup Andre. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini