Gagal jadi Bupati Purworejo, Nurul Tri daftar Cawagub Jateng ke PDIP
Merdeka.com - Politikus PDIP Nurul Tri Wahyuni, mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah dalam penjaringan PDIP, Selasa (8/8). Nurul menjadi satu-satunya wanita kader PDIP yang mendaftarkan diri untuk ikut Pilgub Jateng 2018.
Diarak dengan tarian ndolalak yang merupakan tarian khas daerah Purworejo dan membawa beberapa hasil pertanian, Nurul mendaftarkan diri dan diterima oleh Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Budaya Sutjipto beserta beberapa pengurus lainnya.
"Harapan kami sebagai putra daerah (Purworejo), semoga Allah SWT memberikan amanah kepada saya. Semoga apa yang saya cita-citakan, sebagai putra daerah siap untuk mengabdi sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah," ungkap Nurul di Ruang Pertemuan Kantor DPD PDIP Jateng Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, Jawa Tengah Selasa (8/8).
Perempuan yang pernah maju sebagai Calon Bupati Purworejo 2015 namun kandas ini mengungkapkan, jika visi ke depan sebagai Cagub dari PDIP akan memprioritaskan dan memajukan bidang maritim dan pertanian di Jateng.
"Visi misi kita yang jelas saya hadir di Jateng sebagai putra daerah. Mudah-mudahan apa yang rakyat Jateng cita-citakan bisa tercapai. Insya Allah saya akan mendongkrak dari maritim, karena Indonesia adalah negara maritim. Maka saya sebagai putra daerah akan meningkatkan pertanian. Kalau pertanian di Jateng rakyat makmur yang lain akan mengikuti," tegas Nurul.
Nurul mengaku enggan untuk mencalonkan sebagai Calon Gubernur Jateng, menurutnya beberapa ulama di Jateng tidak menyetujui jika seorang perempuan menjadi pemimpin.
"Mudah-mudahan Jateng rakyatnya bisa terangkat dengan hadirnya wanita sejati dari Purworejo. Saya sebagai wanita kelihatan di Jateng para ulama belum bisa menerima 100 persen pemimpin wanita. Jadi saya berawal dari calon wakil dulu. Insya Allah sudah. Hari ini yang hadir 15 orang relawan, dari petani dan rekan Kabupaten Purworejo juga hadir di sini. Di beberapa daerah," ungkapnya.
Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Budaya Sutjipto mengapresiasi itikad baik dan niatan kader perempuan PDIP Nurul untuk mendaftarkan dan mencalonkan dirinya sebagai Calon Wakil Gubernur Jateng.
"Terima kasih kami apresiasi, karena ibu beri kepercayaan untuk membuka akses putra dan putri Jateng mengabdi di Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah. Dalam istilah mekanisme, ada istilah tegak lurus. Tidak mungkin semua akan dapat rekomendasi hanya satu pasang saja yang dapat rekomendasi."
Selain itu, Sujtipto menjelaskan, jika ada kewajiban kepada pendaftar untuk mengisi surat pernyataan akan menerima siapapun yang nantinya akan memperoleh rekomendasi. Termasuk ikut mendukung calon siapapun yang akan direkomendasi oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ada kewajiban untuk mengisi pernyataan, bagi yang tidak terpilih ada kewajiban moral, kewajiban politik untuk mendukung siapapun calon pasangan yang direkom. Apalagi ibu adalah satu-satunya calon perempuan, sadar atau tidak ini adalah hasil kiprah dari Bu Ninik (pengurus DPD PDIP Jateng) dan kawan-kawan yang aktif di Jateng," pungkas Sutjipto.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya