Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fokus di koalisi pemerintah, PKB belum tertarik wacana poros ketiga

Fokus di koalisi pemerintah, PKB belum tertarik wacana poros ketiga Gus Yaqut bersama sejumlah pengurus sambangi kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Ba. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Wasekjen PKB Jazilul Fawaid mengatakan partainya belum memikirkan soal wacana pembentukan poros ketiga yang berisi partai-partai berbasis Islam. Jazilul menegaskan partainya masih fokus dengan koalisi partai pendukung pemerintah untuk mendukung Presiden Joko Widodo menyelesaikan masa jabatan.

"PKB fokus ke poros satu. Tetapi bahwa ada dua atau tiga kita lihat perkembangannya. Tetapi PKB selama ini dalam koalisi dan belum bubar itu koalisi PKB ada di situ dan men-support Pak Jokowi sampai selesai," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3).

Meski demikian, PKB belum menyatakan dukungan kepada Jokowi untuk menjadi presiden di periode kedua. Jazilul menyebut keputusan soal arah dukungan akan diputuskan dalam forum Mukernas PKB pada Juni 2018 mendatang.

"Ada dari bagian-bagian PKB karena kalau PKB secara kelembagaan itu ada forum Mukernas. Itu belum, memang belum jadwalnya," terangnya.

Jazilul menuturkan, PKB juga masih menunggu pertimbangan dari para kiai dalam memutuskan sikap politik di Pilpres 2019. Namun, kata Jazilul, para kiai sebenarnya sudah menitipkan amanah kepada Cak Imin sapaan Muhaimin agar PKB mendukung Jokowi asalkan dengan syarat memilihnya sebagai calon wakil presiden.

"Sebagian kiai yang mendukung Pak Jokowi itu meminta menitipkan amanat kepada Pak Muhaimin kalau bisa beliau menjadi wakilnya Pak Jokowi. Nah itu akan kembali kepada Pak Jokowi seperti apa," ungkapnya.

PKB belum memikirkan langkah berikutnya jika Jokowi akhirnya tidak memilih Cak Imin sebagai cawapres. Namun, dukungan kepada Jokowi kemungkinan batal apabila syarat dari para kiai tidak dipenuhi.

"Wah itu belum sampai ke sana ya. Artinya PKB masih fokus pada poros kesatu sampai hari ini. Poros dua dan tiga oleh pengurus PKB dalam analisis. Bagaimana misalkan bersama Pak Jokowi Pak Muhaimin tidak diterima cawapres, belum ke sana," tandasnya.

"Tapi kalau itu persyaratan ya batal dong kalau enggak kalau itu dimasukan dalam poin syarat kami PR kiai. misalkan PR pendukung PKB meminta Pak Jokowi bersama Pak Muhaimin," sambung Jazilul.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP