Fadli Zon Keluhkan Singkatnya Masa Persidangan Sengketa Pemilu di MK

Senin, 17 Juni 2019 18:40 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Fadli Zon Keluhkan Singkatnya Masa Persidangan Sengketa Pemilu di MK Fadli Zon. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menilai sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) sangat singkat. MK sendiri memiliki masa waktu 14 hari kerja menyelesaikan perselisihan hasil Pilpres.

"Saya melihat memang jadwal sidang-sidang MK ini sangat ketat, sangat padat. Dan sebenarnya secara logika sebenernya waktunya sangat pendek ya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6).

Menurut Fadli, MK seharusnya memberi waktu lebih panjang. Sehingga tim hukum Prabowo-Sandi bisa mengurai persoalan dan kebenaran lebih dalam terkait gugatan yang diajukan.

"Sehingga bisa mengeksplorasi. Karena kita mencari kebenaran dan mencari keadilan di sini. Jadi kebenaran dan keadilan yang final menurut hukum yang ada di negara kita gitu loh terkait dengan pilpres maupun pileg," imbuh Fadli.

Waketum partai Gerindra ini pun optimis MK akan mengabulkan gugatan sengketa pemilu yang diajukan oleh BPN Prabowo. Menurutnya, masih ada harapan meraih kebenaran dan keadilan di negeri ini.

"Saya yakin masih ada kebenaran dan keadilan di negara kita ini," tandasnya. [ray]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini