Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Emil dan Puti debat panas soal kemiskinan hingga gizi buruk di Trenggalek

Emil dan Puti debat panas soal kemiskinan hingga gizi buruk di Trenggalek Debat Calon Pilgub Jatim. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Debat Pilkada Jawa Timur memanas. Calon Wakil Gubernur nomor urut satu Emil Dardak terlibat debat dengan Calon Wakil Gubernur nomor urut dua, Puti Guntur Soekarnoputri. Sesi debat antar cawagub ini dimulai dengan pertanyaan yang dilontarkan Puti Guntur kepada Emil Dardak.

Puti mempertanyakan komitmen Emil Dardak dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

"Saya jalan menyapa warga Trenggalek, lalu saya lihat di data BPS 2016, kemiskinan naik 0,17 persen. Di tahun 2017 pengangguran terbuka juga naik mas. Sebesar 37 persen dari 9.000 ke angka 13.000. Padahal Mas Emil punya program di Trenggalek namanya milenial job centre," ujar Puti.

Emil langsung tancap gas menjawab pertanyaan Puti. "Pertanyaan sudah bisa diprediksi sudah bisa dipatahkan. angka terkahir penurunan kemiskinan kita (Trenggalek) justri melebihi provinsi (Jatim). Cek saja daya di BPS. Jangan lihat statis. 2015 angka pengangguran 4 persen, di 2017 menjadi 3,4 persen. Pengangguran turun karena program kita diversifikasi," jelas Emil.

Puti langsung merespons jawaban Emil. "Pengangguran terbuka kalau dibanding Jatim, Trenggalek tinggi Mas."

Emil kembali membela diri. Dia menyebut data yang disampaikan Puti tidak benar. Bahkan dia menyebut Gus Ipul mengetahui persis data kemiskinan dan pengangguran di Trenggalek.

"Tolong cek angkanya. Pak wagub (Gus Ipul) punya data. Tingkat pengangguran Tenggalek lebih baik dari Jatim. Ayo kita cek. Datanya salah ambil. Starting poin salah. Kita sudah turunkan di 3,4 persen," kata Emil.

Puti kembali bertanya kepada Emil mengenai kondisi anak dan balita di Trenggalek. "Saya temui di sana, Trenggalek jadi salah satu kabupaten dengan kasus stunting," kata Puti.

Saat Puti belum selesai memberi pertanyaan, Emil merespons. "Bayi itu masuk kategori apa? Apakah stunting?" Emil balik bertanya.

Puti menjawab. "Yang pasti yang saya datangi Desa Kayen," kata Puti.

Emil bertanya lagi. "Apa bayinya gizi buruk?"

Puti menjawab singkat. "Stunting.'

Emil langsung angkat bicara dengan menyebut Puti tidak mengetahui persis bayi stunting yang dimaksud. Bahkan Emil bicara panjang lebar soal stunting di saat Puti mencoba kembali bertanya pada Emil.

"Tumbuh kembang tidak sesuai usia 3 tahun," kata Puti

"Mba puti sudah cek 10 kabupaten?" kata Emil memotong pembicaraan.

"Mas emil, izinkan saya menjelaskan. Kalau tidak beri penjelasan, silakan Mas Emil jelaskan. Saya datang ke desa itu, bicara stunting," kata Puti.

"Mba Puti enggak tahu bayi itu gizi buruk atau apa?" tanya Emil.

"Saya tidak bicara gizi buruk tapi stunting. Tumbuh kembang anak," kata Puti.

Emil menyindir Puti. "Inilah contoh bahwa ada ketidakpahaman konsep stunting."

"Saya bicara fakta Mas Emil. Mas emil tidak lihat langsung," imbuh Puti.

Emil tetap bicara panjang lebar soal stunting. Penjelasan Emil bersahutan dengan respons Puti. Hingga akhirnya moderator mempersilakan keduanya duduk.

"Silakan duduk waktunya habis," kata moderator.

Debat panas itu akhirnya diakhiri dengan saling bersalaman antara Emil Dardak dan Puti Guntur.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP